Iklan Rokok

12 April 2024

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

Bina Marga Jatim Bangun Saluran Air di Jalan Ngelom Sepanjang Sidoarjo

Sidoarjo, (METROSOERYA.NET) – Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Provinsi Jatim terus memperbaiki kualitas jalan milik provinsi Jatim. Salah satunya yaitu membuat saluran air dan pelebaran di jalan Ngelom, Sepanjang, Kabupaten Sidoarjo.

Kepala Dinas PU Bina Marga Provinsi Jatim, Gatot Sulistyo Hadi ditemui di ruang kerjanya, Senin (10/9/2018) mengatakan, konstruksi jalan Sepanjang ngelom sidoarjo cepat bergelombang, sehingga membutuhkan perbaikan. Pada tahap awal pengerjaan dilakukan sepanjang 500 meter mulai dari jembatan baru hingga rel kereta api dekat pasar Taman Sidoarjo.

Cepatnya kerusakan yang dialami jalan ini salah satunya karena tergenang air saat musim hujan. “Di situ kan jalannya memang bergelombang dan banjir ternyata salurannya juga buntu. Celakanya saluran itu tidak diteruskan sungai terdekat, itu yang kami lihat seperti itu,” kata.

Karena itu, pihaknya menyiapkan sudetan saluran air menuju sungai Kali Surabaya. Selain itu sepanjang jalan yang akan diperlebar juga akan dibangun saluran air untuk mengurangi banjir pada musim penghujan.

Nantinya akan pemasangan U-Ditch 100 x 150 cm dan 100×100 dengan kedalaman 2.5 sampai 1 meter. Namun, saluran air ini hanya akan dipsan di satu sisi jalan. “Saat ini sedang dikerjakan untuk sudetan saluran air ke sungai,” ujarnya.

Setelah pemasangan saluran air selesai dilanjutkan dengan pelebaran jalan dan peninggian struktur jalan. Proyek ini akan selesai pada 4 Desember mendatang. “Proses pengerjaan dan pemeliharaan sekitar 135 hari. Ya sekitar 4 Desember,” ungkapnya.

Terkait nilai kontrak proyek ini ia mengatakan, untuk proyek ini menghabiskan anggaran sebesar Rp 4,5 miliar. Setelah selesai diharapkan bisa mengurangi masalah kemacetan didaerah itu. Terpenting juga bisa mengatasi genangan air yang bisa merusak struktur jalan.

Selain itu, tahap berikutnya juga akan dilakukan hal serupa pada jalan dari rel kereta api di taman Sidoarjo hingga pertigaan taman menuju Geluran Sidoarjo. “Sementara ini dulu, karena kita juga mau mengatur lalu lintas dari taman itu bisa langsung belok kanan, ikuti rel itu, atau lewat jalan sekitarnya,” ujarnya.

Dirinya juga berharap masyarakat bisa sabar atas hambatan selama pengerjaan proyek ini. Karena pemasangan U-ditch tidak bisa dilakukan malam hari. Berbeda dengan penggelaran aspal yang bisa dikerjakan malam. “Nanti hasilnya kurang bagus kalau penimbunan u-ditch dikerjakan malam,” pungkasnya. (Red)

Loading

error: Content is protected !!