Inilah 5 Sasaran TMMD ke-103 TA 2018 di Wilayah Kodam V Brawijaya
Surabaya, (Metrosoerya. net) – TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) ke 103 TA 2018 bakal segera dilaksanakan. Di wilayah Kodam V Brawijaya terdapat lima titik sasaran TMMD, yakni di Pacitan, Kediri, Bondowoso, Pamekasan, dan Bangkalan.
“TMMD ini merupakan salah satu program Operasi Bakti TNI AD yang yang dilaksanakan oleh TNI bersama Kementerian Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Pemda bersama masyarakat. Untuk sasaran program ke 103 kali ini di wilayah Kodam ada lima titik yang sudah ditentukan,” kata Kepala Staf Kodam (Kasdam) V Brawijaya, Brigjen TNI Widodo Iryansyah saat dikonfirmasi, Kamis (27/9/2018).
Ia menjelaskan, program TMMD ke 103 digelar untuk meningkatkan kegiatan pembangunan di daerah dan meningkatkan kehidupan sosial kemasyarakatan di tingkat pedesaan. TMMD 103 akan dilaksanakan mulai 16 Oktober hingga 14 November 2018.
Guna menyukseskan program dan rencana kegiatan dalam pelaksanaan TMMD itu, Kasdam mewakili Pangdam V Brawijaya, Mayjen TNI Arif Rahman memimpin rapat koordinasi pelaksanaan di Aula Makodam. Jenderal TNI bintang satu itu juga menerima paparan dari Komandan Kodim dari lima titik sasaran TMMD, yakni dengan Kodim 0801 Pacitan, Kodim 0809 Kediri, Kodim 0822 Bondowoso, Kodim 0826 Pamekasan, dan Kodim 0829 Bangkalan.
Paparan pertama disampaikan oleh Kodim 0801 Pacitan yang menyasar program di Desa Kalipelus, Kecamatan Kebunagung, Kabupaten Pacitan. Paparan kedua dilanjutkan oleh Kodim 0809 Kediri yang berada di Desa Blimbing dan Jugo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Paparan ketiga oleh Kodim 0822 Bondowoso di Desa Solor, Kecamatan Cerme, Kabupaten Bondowoso. Keempat oleh Kodim 0826 Pamekasan di Desa Pesanggir, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan. Sedang paparan kelima dari Kodim 0829 Bangkalan di Desa Durin Timur, Kecamatan Konang, Kabupaten Bangkalan.
Kasdam menyebutkan bahwa pedoman prajurit dalam melaksanakan kegiatan harus sebaik-baiknya, bukan sebagai perintah tetapi sebagai amanah. “Kenali budaya dan adat istiadat masyarakat dan dokumentasikan sebagai arsip,” imbaunya.
Ia juga menjelaskan bahwa program ini merupakan aktualisasi elemen bergotong royong dan semangat bekerjasama. TMMD juga mengajak komponen masyarakat untuk bersama membangun bangsa terutama pada program yang belum direalisasikan oleh pemerintah.
Masing-masing Kodim akan melaksanakan pembangunan fisik berupa pembangunan fasilitas umum dan renovasi RLTH (Rumah Tidak Layak Huni). Sedangkan kegiatan non fisik yang dilaksanakan diantaranya adalah penyuluhan bidang kesehatan, informatika, pertanian, dan peternakan. (Rtyn Prima)

