Iklan Rokok

6 Juni 2026

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

Bosan Ayam Suwir Tiap Hari, Siswa MBG di Dadi Mulyo Wonosobo Harap Menu Lebih Variatif

Kotaagung, Lampung – Sejumlah anak sekolah penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SPPG Dadi Mulyo, Kecamatan Wonosobo, Kabupaten Tanggamus, Lampung, mengeluhkan menu yang dinilai monoton. Sabtu 06/06/2026.

Hampir setiap hari, menu yang disajikan hanya ayam suwir dan sesekali telur dadar. Para siswa mengaku belum pernah merasakan menu ayam bertulang sejak program berjalan.

“Katanya makan bergizi, tapi menunya itu-itu saja. Ayam suwir terus, paling beda cuma telur dadar. Kami pengen juga ngerasain ayam goreng bertulang, ikan, atau daging,” ujar salah satu siswa penerima MBG.

Sudah Sering Komplain via Medsos, Belum Ada Respon

Keinginan untuk variasi menu sebetulnya sudah berulang kali disampaikan ke pihak dapur SPPG Dadi Mulyo melalui media sosial. Namun hingga kini belum ada tanggapan maupun perubahan menu.

“Kami sudah sering komplain dan mengusulkan di platform medsosnya, tapi nggak ada respon,” ungkap salah satu guru yang enggan disebutkan identitasnya.

Harap Ada Inovasi: Ikan, Daging, atau Menu Selingan Lain

Pihak penerima manfaat berharap pemberitaan ini bisa menjadi jembatan agar dapur MBG Dadi Mulyo lebih inovatif dan variatif dalam menyusun menu.

Mereka mengusulkan agar menu tidak hanya terpaku pada ayam suwir, melainkan diselingi ikan, daging sapi, atau protein lain sesuai pedoman gizi seimbang. Variasi dinilai penting agar anak tidak bosan dan asupan gizinya lebih beragam.

Selain itu pihak admin dapur MBG Dadi mulyo terindikasi menyebarkan berita/informasi hoax.

” itu sering hoax, yang di posting atau dipamerkan selalu tidak sesuai dengan kenyataan, yang di posting beda dengan yang diterima oleh siswa,” tambahnya.

Program MBG sendiri bertujuan meningkatkan gizi anak sekolah sekaligus mencegah stunting. Namun, keberagaman menu menjadi salah satu kunci keberhasilan program agar tetap diminati siswa.

Keadaan yang monoton itu menimbulkan asumsi negatif, apakah hal tersebut merupakan trik jitu pihak mitra pengelola dapur untuk meraup keuntungan yang berlipat ganda, mengingat menu ayam suwir dan telor dadar sangatlah murah dan mudah

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengelola dapur SPPG Dadi Mulyo belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan tersebut.(YB).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *