Iklan Rokok

4 Juli 2026

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

Rumah Kos di Kota Bojonegoro Marak Diduga Jadi Tempat Open BO

BOJONEGORO – Praktik prostitusi online masih marak di Kota Bojonegoro. Mereka memanfaatkan rumah kos bebas untuk melayani jasa open booking online (BO).

Para pelaku prostitusi online ini secara terang-terangan menawarkan jasanya lewat media sosial. Seperti akun X (Twitter) @EcXXXX yang mematok tarif Rp 500 ribu untuk berhubungan badan. Biaya itu disebut sudah termasuk sewa kamar dengan durasi selama satu jam.

Orang di balik akun secara gamblang menentukan lokasi kencan di sebuah rumah kos Jalan Pondok Pinang Ke lurahan Sukorejo, dan Keluran Ngerowo Kecamatan Bojonegoro. Dari namanya, tempat ini merujuk pada kos bebas yang langganan menjadi sasaran razia selama beberapa tahun terakhir.

Namuan tak membuat surut para pelaku ini malahan berkembang pekat sangat mudah untuk didapat.

Dari keterangan Ketua Rukun Tetangga (RT) Bernama Hasan bahwa kos-kosan, yang seharusnya menjadi tempat tinggal, disalahgunakan menjadi tempat transaksi seksual atau dijadikan tempat open BO oleh beberapa penghuninya terkadang dengan sistem sewa per jam. Operasi online (Mechat) praktik prostitusi sering diatur melalui aplikasi atau media sosial, dengan pertemuan fisik dilakukan di kamar kos.

Dirinya juga menyampaikan Hampir 80% rumah kos sepanjang Jln Pondok pinang Ngrowo dan Sukorejo ada praktek prostitusi open BO, ada yang berkedok kos-kosan tapi di pakai hanya untuk persewaan jam jaman saja. tidak ada yang kos hanya pasangan mesum yang keluar masuk,” Bebernya kepada Wartawan pada Sabtu (04/07/2026) Pagi.

Masyarakat berharap kepada
Pemerintah daerah dan aparat penegak hukum (APH) untuk menelusuri perizinan pemilik kosan diduga ada faktor pembiaran terhadap tempat prostitusi melalui aplikasi pesan Mechat yang meresahkan warga tersebut.

Diterbitkan berita ini tim media berusaha konfrimasi kepada pemilik Kosan terkait izin usaha kos-kosan yang diduga meresahkan keberadaan praktek prostitusi asusila terselubung. Meskipun upaya konfrimasi sudah di lakukan namun belum mendapat respon.

KA.Biro: Bojonegoro
(Yudianto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *