Fahreza, Siswa SDN Kemayoran 1 Bangkalan Tunjukkan Semangat Juang di Ujian Kenaikan Tingkat Taekwondo TI 2026

BANGKALAN – Aula Kodim Bangkalan penuh semangat Minggu (12/7/2026). Ratusan atlet muda dari berbagai wilayah se-Kabupaten Bangkalan mengikuti Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) Periodik Taekwondo Indonesia (TI) Bangkalan Tahun 2026.
Di antara mereka, satu nama mencuri perhatian Fahreza, siswa SDN Kemayoran 1 Bangkalan dari Club Taekwondo HYPERMAX Indonesia Bangkalan. Dengan tekad dan sorot mata penuh keyakinan, ia maju ke matras membawa harapan besar.
Dalam ujian tersebut, peserta diuji mulai dari teknik dasar, poomsae, tendangan, hingga mental bertanding dan kedisiplinan sebagai syarat kenaikan sabuk.
Fahreza mengaku sudah mempersiapkan diri jauh-jauh hari. Targetnya jelas: naik tingkat dan raih sabuk kuning.
“Saya ingin naik tingkat dan mendapatkan sabuk kuning. Semoga setelah ini saya bisa mengikuti kejuaraan dan bertanding di level yang lebih tinggi. Saya juga ingin membawa nama baik HYPERMAX Indonesia, Kabupaten Bangkalan, dan SDN Kemayoran 1 Bangkalan,” ujar Fahreza penuh semangat.
Bagi Fahreza, UKT bukan hanya tentang ganti warna sabuk. Ini langkah awal menuju panggung kejuaraan yang lebih besar.
Zulfikri Amin, menegaskan bahwa ujian ini adalah proses penting dalam membentuk jati diri atlet sejak usia dini.
“Ujian kenaikan tingkat bukan hanya soal memperoleh sabuk baru. Lebih dari itu, ini adalah proses pembentukan karakter. Anak-anak belajar tentang disiplin, tanggung jawab, rasa hormat, serta keberanian menghadapi tantangan. Nilai-nilai inilah yang akan menjadi bekal mereka, bukan hanya saat bertanding, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari,”kata Zulfikri Amin.
Ia menambahkan, setiap sabuk yang diraih adalah buah dari latihan konsisten, kerja keras, dan keberanian untuk terus berkembang.
HYPERMAX Indonesia terus berkomitmen membina atlet muda Bangkalan agar mampu bersaing hingga tingkat nasional dan internasional.
“Kami selalu menanamkan bahwa prestasi tidak datang dengan sendirinya. Dibutuhkan latihan yang disiplin, semangat pantang menyerah, dan keberanian untuk terus mencoba. UKT menjadi tahapan penting sebelum mereka melangkah ke kejuaraan yang lebih besar,”jelasnya.
Zulfikri juga memberikan apresiasi untuk semua peserta.
“Saya bangga kepada seluruh atlet HYPERMAX Indonesia Bangkalan. Baik yang hari ini berhasil naik tingkat maupun yang masih harus terus belajar, semuanya adalah pejuang. Yang terpenting bukan hanya warna sabuk, tetapi bagaimana mereka tumbuh menjadi pribadi yang disiplin, percaya diri, rendah hati, dan berakhlak baik. Kami akan terus mendampingi mereka agar mampu mengukir prestasi sekaligus membawa harum nama Bangkalan,” tegasnya.
Semangat Fahreza dan kawan-kawan menjadi bukti nyata: dari Bangkalan, lahir atlet-atlet muda yang siap berjuang, disiplin, dan mengharumkan daerah.@Muttakin

