Iklan Rokok

15 Juli 2026

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

GAMAS: Wujud Keterlibatan Ayah, Mengantar Langkah Pertama Menuju Gerbang Ilmu di SMP Negeri 58 Surabaya

Surabaya|metrosoeryanews.net – 13 Juli 2026, Di tengah dinamika kehidupan modern yang kerap menempatkan peran ayah hanya sebagai penopang ekonomi, pemahaman mendalam tentang pendidikan holistik menegaskan bahwa keterlibatan ayah memiliki kedudukan yang setara dan mendasar dalam pembentukan karakter serta ketahanan psikologis anak. Nilai mulia ini kini diwujudkan secara nyata melalui Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah (GAMAS), sebuah momen bersejarah yang berlangsung penuh kehangatan di lingkungan SMP Negeri 58 Surabaya.

Kegiatan ini menjadi penanda langkah awal yang berharga, ketika para ayah secara sukarela dan penuh tanggung jawab mengantarkan putra-putri mereka hingga ke depan gerbang sekolah, tepat di hari pertama anak memasuki jenjang pendidikan menengah pertama. Lebih dari sekadar perpindahan fisik, kehadiran para ayah hingga titik perbatasan sekolah adalah simbol dukungan tulus, kepercayaan yang diberikan, serta doa restu yang menyertai perjalanan buah hatinya menuju dunia baru. Dalam perspektif perkembangan anak, kehadiran ayah pada momen krusial ini menanamkan rasa aman yang mendalam, membangun fondasi keberanian, serta menegaskan bahwa keluarga senantiasa berdiri di belakang setiap langkah yang diambil.

Suasana di sepanjang jalan menuju gerbang SMP Negeri 58 Surabaya tampak begitu menyentuh. Terlihat para ayah berjalan setapak seirama dengan anak-anaknya, menyertai hingga tepat di depan gerbang—sebuah batas antara dunia rumah yang penuh kasih dan dunia sekolah yang penuh penemuan. Di sana, mereka memberikan pesan penguatan, senyum penyemangat, dan isyarat tulus yang bermakna: “Kami menemani hingga di sini, dan kami akan selalu mendukungmu dari sini.” Kehadiran ini menegaskan bahwa pendidikan sejati adalah tanggung jawab bersama, yang tidak berhenti di ambang pintu rumah, melainkan terus menyertai anak hingga ke gerbang tempat mereka menimba ilmu.

Kepala SMP Negeri 58 Surabaya, Ibu Suharti, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas partisipasi para ayah dalam gerakan ini. “Kehadiran Bapak-bapak mengantar hingga depan gerbang bukan sekadar tindakan fisik, melainkan bukti nyata bahwa peran ayah adalah fondasi yang tak tergantikan dalam membangun semangat belajar anak. Hal ini selaras dengan visi sekolah kami untuk melibatkan seluruh unsur keluarga dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang utuh, harmonis, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik secara menyeluruh,” ujarnya.

Salah satu orang tua yang turut serta dalam kegiatan ini, Bapak Ahmad Mahendra, menyampaikan perasaannya saat diwawancarai awak media. “Bagi saya, mengantar anak hingga gerbang sekolah bukan sekadar memenuhi ajakan gerakan ini, melainkan momen berharga untuk menyampaikan secara nyata bahwa saya hadir dan mendukung setiap langkahnya. Saya ingin ia mengerti bahwa meski kini ia harus melangkah sendiri masuk ke dalam lingkungan baru, ia tidak pernah berjalan sendirian. Dukungan dan doa kami senantiasa menyertainya. Terima kasih kepada SMP Negeri 58 Surabaya yang telah memberikan ruang bagi kami para ayah untuk turut serta mengawal awal perjalanan pendidikan anak-anak kami,” ungkapnya dengan nada penuh haru dan bangga.

GAMAS bukanlah sekadar kegiatan seremonial sesaat, melainkan awal dari komitmen berkelanjutan bahwa peran ayah tidak berhenti di rumah, melainkan turut membimbing anak melangkah menuju masa depan yang lebih cerah. Semoga gerakan ini terus melebar dan menginspirasi, menjadi jembatan yang kokoh antara keluarga dan sekolah dalam membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan penuh percaya diri.

Selamat datang di SMP Negeri 58 Surabaya, tempat di mana dukungan keluarga dan semangat belajar bertemu untuk mewujudkan harapan yang gemilang. (Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *