Iklan Rokok

10 Agustus 2026

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

Transparansi Keuangan Jadi Sorotan,Pengelolaan Limbah PT Shou Fong Atas Kendali Kades

BOJONEGORO- Pengelolaan limbah PT Shou Fong Lastindo di Desa Prayungan, Kecamatan Sumberrejo, Bojonegoro, yang dipegang oleh pihak pemerintah desa sempat memicu sorotan warga. Transparansi finansial dan kejelasan alur hasil penjualan limbah yang belum masuk optimal ke dalam kas resmi desa atau pencatatan terbuka menimbulkan tanda tanya publik.

Dari data yang dihimpun media pada senin(10/08/2026). Pengelolaan limbah PT shou fung diduga dikelola oleh kepala desa Prayungan Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur.

Publik mempertanyakan kejelasan nominal pendapatan riil dari hasil penjualan limbah tersebut, apakah sudah masuk secara resmi ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) atau pencatatan keuangan desa yang transparan.

Peran BUMDes Keterlibatan unit usaha desa atau BUMDes sering kali didorong agar tata kelola finansial tidak terpusat secara personal, sehingga perolehan dana sosial maupun Pendapatan Asli Desa (PAD) dapat diaudit secara terbuka oleh masyarakat.

Hingga saat ini masih belum diketahui secara pasti keterbukaan publik tentang hasil yang seharusnya masuk dalam APBDes pertahunnya.

Salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya mengatakan, sejak pengelolaan limbah dikelola kades, belum sepenuhnya transparansi pada masyarakat, berapa banyak hasil pengelolaan tiap tahunnya.

Secara regulasi, jika yang bertanggungjawab atas pengelolaan limbah PT shou fung di teken kades , maka seharusnya hasil tersebut masuk dalam APBDes” ucapnya pada (9/8/26).

Sejak pengelolaan limbah tersebut tidak dikelola oleh Karang Taruna, pengeloaan limbah di Desa Prayungan menjadi bahan pergunjingan, saat semua kendali ditangan kades dan berapa banyak hasil pengelolaan limbah juga dipertanyakan” tambahnya.

Hingga berita ini ditulis belum ada keterangan resmi dari pihak bersangkutan Kepala Desa Prayungan maupun dari pihak PT Shou Fong Lastindo.kini Redaksi, masih menunggu hasil konfirmasi guna mendapatkan informasi berita yang berimbang (cover both sides).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!