Iklan Rokok

31 Agustus 2026

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

Polres Kotim Melalui Polsek Telawang Tangani Laporan Penemuan Jenazah Gantung Diri di Desa Sebabi

Metrosoeryanews.net,- SAMPIT – Polsek Telawang, Polres Kotawaringin Timur, menangani laporan penemuan jenazah atas nama Sdr. MK, 55 Th laki-laki, di wilayah Desa Sebabi, Kecamatan Telawang, Kabupaten Kotawaringin Timur.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Hari Minggu, 30 Agustus 2026 sekitar pukul 14.00 WIB di tempat peternakan ayam milik Sdr. S, di Jl. Jendral Sudirman Km 85, Depan Losmen Melati, RT 010 RW Desa Sebabi, Kec. Telawang.

Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain S.H., S.I.K., M.H. melalui Plt. Kasi Humas IPTU Edi Walujo menyampaikan kronologis kejadian berawal dari petugas piket Polsek Telawang menerima laporan dari warga Desa Sebabi terkait penemuan seorang laki-laki dalam keadaan meninggal dunia.

Menerima laporan tersebut, personel Polsek Telawang bersama petugas Puskesmas Sebabi segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara. Di lokasi, petugas menemukan seorang laki-laki dengan inisial MK dalam posisi tergantung di dalam peternakan ayam. Leher korban terikat dengan tali tambang warna biru yang diikatkan pada kayu atap bangunan.

Selanjutnya, personel Polsek Telawang dibantu warga mengevakuasi jenazah korban. Pemeriksaan awal kemudian dilakukan oleh petugas medis dari Puskesmas Sebabi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas Puskesmas Sebabi, korban dinyatakan meninggal dunia akibat gantung diri dengan perkiraan waktu meninggal lebih dari 2 jam. Pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.
selanjutnya pihak Polsek Telawang memberitahukan kejadian tersebut kepada pihak keluarga korban atas nama Sdri. M yang merupakan istri korban menyampaikan agar tidak dilakukan otopsi dengan dibuatkan surat pernyataan. Keluarga menerima kejadian ini dengan ikhlas dan meminta agar jenazah segera dimandikan dan dimakamkan,” ujarnya (@dhea/Imah/Hms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

mungkin anda melewatkan

error: Content is protected !!