Iklan Rokok

17 September 2026

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

Kapolsek Kenjeran Tekankan Peran Orang Tua, Belasan Remaja Jalani Pembinaan dan Sanksi Sosial

Oplus_131072

Surabaya|metrosoeryanews.net – Polsek Kenjeran menggelar kegiatan pembinaan, bimbingan, dan arahan kepada 11 remaja yang sebelumnya diamankan petugas terkait dugaan keterlibatan dalam aksi tawuran. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Polsek Kenjeran pada Rabu (16/9/2026) pukul 19.00 WIB hingga 21.45 WIB.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolsek Kenjeran Kompol Yuyus Andriastanto, S.H., M.H., serta dihadiri Kasi Trantib Kecamatan Bulak Faisal, Kasi Trantib Kenjeran, Babinsa Kelurahan Tanah Kali Kedinding Sertu Toni, RT dan para orang tua dari remaja yang diamankan.

Dalam arahannya, Kompol Yuyus menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi aktivitas dan pergaulan anak-anak mereka. Menurutnya, pengawasan yang baik dari keluarga menjadi langkah utama untuk mencegah anak terlibat dalam kenakalan remaja maupun tindakan yang berpotensi melanggar hukum.

“Kami meminta para orang tua untuk lebih intens mengawasi kegiatan dan pergaulan anak-anaknya. Komunikasi yang baik dalam keluarga sangat penting agar mereka tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang salah,” ujar Kompol Yuyus.

Selain memberikan pembinaan, Kapolsek Kenjeran juga menerapkan sanksi sosial kepada para remaja tersebut sebagai bentuk efek jera. Sanksi yang diberikan berupa kegiatan membersihkan masjid atau musholla di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

“Sebagai bentuk tanggung jawab dan efek jera, mereka diwajibkan melaksanakan sanksi sosial dengan membersihkan masjid atau musholla di lingkungan tempat tinggalnya. Pelaksanaannya harus dibuktikan dengan laporan maupun dokumentasi sebagai bukti bahwa sanksi tersebut telah dijalankan,” tegas Kompol Yuyus.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan Kecamatan Kenjeran turut memberikan arahan kepada para remaja agar selalu meminta izin kepada orang tua ketika hendak keluar rumah serta menghindari pergaulan yang dapat menjerumuskan ke dalam tindakan negatif. Orang tua juga diingatkan untuk lebih aktif memantau aktivitas anak-anak mereka, khususnya pada malam hari.

Diketahui, ke-11 remaja tersebut diamankan anggota Polsek Kenjeran pada Rabu dini hari sekitar pukul 02.30 WIB di kawasan Taman Kedinding Tengah, Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran, Surabaya. Berdasarkan hasil pendalaman petugas, seluruh remaja yang diamankan masih berstatus di bawah umur.

Kapolsek Kenjeran menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menekan kenakalan remaja, aksi tawuran, dan berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya yang melibatkan anak-anak usia sekolah.

Setelah mendapatkan pembinaan, bimbingan, serta arahan dari berbagai pihak, para remaja tersebut kemudian diserahkan kembali kepada orang tua masing-masing untuk mendapatkan pengawasan lebih lanjut di lingkungan keluarga.

Kompol Yuyus berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi para remaja agar tidak mengulangi perbuatannya dan lebih fokus pada kegiatan yang positif, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.

“Kami berharap para orang tua dan seluruh elemen masyarakat turut berperan aktif dalam mengawasi dan membimbing generasi muda agar tidak terlibat dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” pungkasnya.

Kegiatan pembinaan dan penyerahan para remaja kepada orang tua tersebut berlangsung aman, tertib, dan kondusif hingga selesai pada pukul 21.45 WIB. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!