Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, di Duga Mark,up Proyek Pengadan Alat Drumband

Banyuwangi l metrosoeryanews.net, – Fenomena dugaan tindakan korupsi mulai merebak, aroma tak sedap atas dugaan mark,up proyek pengadaan barang yang tidak sesuai spesifikasi mulai tercium pada dinas pendidikan kabupaten Banyuwangi, yang mana hal tersebut kini juga sedang santer jadi buah bibir para nitizen.., bahkan di Sosial media TikTok lebih parah lagi netizen membicarakan terkait proyek tersebut.
Seperti halnya salah satu pengadan alat music yang lebih dikenal dengan alat drum band di salah satu lembaga pendidikan yakni di SDN 1 Cluring, menurut salah satu dewan guru yang dapat di konfirmasi menuturkan bahwa Alhamdulillah sudah datang alatnya sehingga bisa di pakai utk isi pas upacara bendara kemerdekaan RI yg kemarin itu mas , sambil memberikan surat tanda terima alat drumband. (Senin 14/09/2026).
Ketika awak media membaca surat serah terima alat tersebut dan mencocokkan dengan alat Drumband ternyata tidak sesuai , di surat serah terima berbunyi alat Drumband Merk Maxpro, akan tetapi ketika di SDN 1 Cluring alat Drumband itu Merk Evans.

Seharusnya yang didatangkan itu alat drumb band merk Maxpro sesuai pada dokumen, namun faktanya yang datang justru beda.
Menurut narasumber yg bisa dipercaya alat Drumband Merk Maxpro itu kurang lebih harga di atas 100 jutaan , sedangkan Merk Evans itu kurang lebih sekitar 80 jutaan.
Hal tersebut akhirnya viral didunia maya, beragam komentar nitizen menanggapi salah satu postingan tersebut, seperti halnya komentar pemilik akun TikTok https://vt.tiktok.com/ZSqWHH3cm/ memberikan komentar yang sangat pedas
Namun sayangnya hingga berita ini di tayangkan, Plt kepala dinas pendidikan Alfian …… enggan memberikan tanggapan meskipun sudah dikonfirmasi melalui saluran ponselnya. (Puji)

