Iklan Rokok

23 September 2026

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

Tak Kenal Waktu, Personel Stanby On Call Kodim 1015/Sampit Padamkan Titik Api Karhutla

Metrosoerya.news.net,- Kotawaringin Timur – Tak mengenal waktu dalam menjalankan tugas, personel Stanby On Call Kodim 1015/Sampit bersama tim gabungan kembali turun langsung melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Jalan Tjilik Riwut Km. 10, Kelurahan Baamang Hulu, Kecamatan Baamang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Selasa (22/9/2026) malam.

Dalam penanganan Karhutla tersebut, turut hadir Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan, S.I.P., Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati, S.Pd., M.A.P., dua regu Tim Stanby On Call Kodim 1015/Sampit, serta personel gabungan Posko BPBD Karhutla Kabupaten Kotim dan instansi terkait lainnya.

Untuk mempercepat proses pemadaman, Kodim 1015/Sampit mengerahkan dua unit mobil pemadam, sementara Posko BPBD Kabupaten Kotim mengerahkan empat unit mobil pemadam. Sejumlah selang dan nozzle juga digunakan untuk mendukung upaya pemadaman di lokasi.

Kondisi angin yang cukup kencang menjadi salah satu kendala bagi petugas karena menyebabkan api lebih cepat menjalar. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat personel di lapangan. Dengan mengedepankan koordinasi dan sinergi antar instansi, petugas terus melakukan penyemprotan serta pengendalian api pada titik-titik yang masih terbakar.

Berkat kerja sama seluruh personel yang terlibat, api akhirnya berhasil dipadamkan dan dikendalikan sehingga tidak meluas ke area lainnya. Setelah proses pemadaman, petugas tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tidak kembali muncul titik api.

Dandim 1015/Sampit Letkol Inf Dwi Candra Setyawan, S.I.P., menyampaikan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan, kesiapsiagaan serta sinergi seluruh unsur yang terlibat.

“Personel Stanby On Call Kodim 1015/Sampit harus selalu siap bergerak kapanpun dibutuhkan. Karhutla tidak mengenal waktu, sehingga kita juga harus selalu siap melaksanakan pemadaman dan pengendalian api, terutama ketika kondisi angin cukup kencang yang dapat menyebabkan api cepat menjalar,” ujarnya.

Dandim menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan koordinasi dengan BPBD, pemerintah daerah dan instansi terkait dalam upaya pencegahan maupun penanganan Karhutla.

“Yang paling utama adalah mencegah api agar tidak meluas dan mengganggu keselamatan masyarakat. Saya mengapresiasi seluruh personel yang telah bekerja dilapangan dengan penuh semangat dan mengedepankan keselamatan serta kerjasama tim,” pungkasnya.@dhea/imah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

mungkin anda melewatkan

error: Content is protected !!