Dandenbekang 1-44-03/C Pematangsiantar Pimpin Upacara di Makorem
(Metrosoerya.net) – Komandan Detasemen Perbekalan dan Angkutan (Dandenbekang) 1-44-03/C Pematangsiantar Letkol Cba Julisar Hutasoit, S.M menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada upacara bendera di Lapangan Apel Markas Korem 022/Pantai Timur Jalan Asahan Km. 3,5 Pematangsiantar Kabupaten Simalungun, Kamis (17/01/2019).
Dalam upacara yang diikuti oleh seluruh personel TNI Korem 022/Pantai Timur, dinas jawatan, Perwira, Bintara, Tamtama, dan PNS tersebut, bertindak sebagai Komandan Upacara (Danup) adalah Kapten Cba Tri R Syahuri.
Irup yang membacakan amanat Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. mengatakan, Masih dalam suasana Natal dan Tahun Baru, pada kesempatan yang baik ini, saya mengucapkan Selamat Natal bagi saudarasaudara umat Kristiani. Semoga Natal membawa damai dan kebahagiaan. Demikian juga kepada seluruh Prajurit, PNS TNI dan Keluarga Besar TNI di manapun berada dan bertugas, saya mengucapkan Selamat Tahun Baru 2019. Semoga di tahun ini, TNI menjadi lebih solid, memiliki semangat baru dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.
Panglima TNI mengajak kita semua untuk melihat sejenak ke tahun 2018. Pada tahun 2018 itu kita mencatat berbagai peristiwa yang tidak hanya menjadi perhatian kita semua, tetapi juga menguji kesiapsiagaan dan kemampuan serta pengabdian TNI sebagai alat negara. Pilkada serentak 2018 berhasil dilaksanakan dengan aman, lancar dan sukses. Tahun 2018 juga menjadi pembuktian bahwa TNI mampu menyelenggarakan beberapa kegiatan berskala besar secara serentak. TNI melaksanakan penanggulangan bencana gempa di Lombok serta gempa di Palu seraya juga mengamankan Asian Games ke-18 di Jakarta-Palembang dan pengamanan IMFWorld Bank annual meeting di Bali.
Kelebihan dan kekurangan yang ada hendaknya menjadi pelajaran dalam mengemban amanah yang dipercayakan kepada TNI. Tantangan di masa mendatang tidak lebih ringan. Spektrum ancaman semakin kompleks yang menuntut kerja keras dan komitmen TNI, serta seluruh komponen negeri ini. Sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional, TNI dinilai mampu menjadi perekat kemajemukan dalam menjaga kebhinekaan.
Diakhir Amanatnya Panglima TNI menegakan, Pesta Demokrasi 2019 merupakan even akbar nasional yang menjadi perhatian kita semua. Pemilihan legislatif dan pemilihan Presiden harus dapat berjalan dengan lancar, aman, damai, dan sukses. Stabilitas nasional harus tetap terjaga sebelum, selama, dan setelah pemilihan tersebut. Netralitas TNI kembali harus kita tunjukkan. Oleh karenanya saya perintahkan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI untuk berpegang teguh pada pedoman netralitas yang telah saya canangkan. Jangan terpengaruh pada berbagai isu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan. Pegang teguh rantai komando dan laporkan kepada komandan satuan bila menemui kendala, pungkas Letkol Cba Julisar Hutasoit, S.M menyampaikan amanat Panglima TNI. (Rtyn Prima)

