Dandim 1605/Belu: Netralitas TNI Harus Tetap Terjaga
(Metrosoerya.net) – Komandan Kodim 1605/Belu Letkol Czi I Gusti Putu Dwika memimpin upacara pembukaan latihan pengamanan pemilihan Legislatif dan pemilihan Presiden tahun 2019 di Lapangan Upacara Makodim 1605/Belu. Senin (4/2/2019)
Upacara pembukaan latihan pengamanan pemilihan Legislatif dan Presiden tersebut diikuti oleh 1 regu subdenpom atambua, 1 SSK personil kodim 1605/Belu, 1 SST Kompi B Yonif RK 744/Syb Dan 1 SST PNS Militer Kodim 1605/Belu.
Dalam sambutannya Komandan Kodim 1605/Belu menyampaikan kepada peserta latihan bahwa pada saat melaksanakan pengamanan anggota perlu memperhatikan daerah-daerah yang di anggap rawan dan tetap waspada dengan tidak mengesampingkan sikap netralitas TNI.
“Beberapa titik rawan yang harus benar-benar dicermati pada pelaksanaan pemilihan legislatif maupun presiden dan ini seluruh anggota TNI harus Netral” Ujar Dandim
Dikatakan bahwa netralitas TNI yang harus tetap terjaga,tetapi dikaitkan dengan dinamika di lapangan yang nantinya akan terjadi kita harus mempersiapkan diri dalam rangka perbantuan kita dalam pengamanan pemilihan legislatif dan presiden ini.
Sikap netral itu benar-benar dijaga karena yang utama adalah bagaimana kita menjaga kondisi wilayah kabupaten Belu dan Malaka dalam kondisi yang kondusif.
“Jangan sampai salah langkah walaupun kita melaksanakan kegiatan pengamanan tapi sudah ada aturan tidak boleh mendekati ini, tidak boleh seperti ini,tidak boleh seperti itu” Tegas Dandim
Dandim 1605/Belu juga menekankan kepada para Babinsa untuk peka terhadap perkembangan perubahan situasi yang terjadi di lapangan dan mewaspadai adanya kegiatan penyebaran berita hoax yang dapat memicu terjadinya konflik pada saat pemilihan legislatif maupun presiden.
Di akhir sambutannya Dandim berpesan agar memanfaatkan momentum latihan pengamanan pemilihan legislatif dan pilpres 2019 dengan sebaik mungkin dengan tetap berpedoman pada sikap netralitas selama bertugas di lapangan nanti. (Rtyn Prima)

