Walau Hujan Menghalang, Tak Ada Kata Menyerah bagi Prajurit Hasanuddin
(Metrosoerya.net) – Tiada kata menyerah bagi prajurit Kodam XIV/Hasanuddin, khususnya personel Yonzipur-8/SMG dan Yonif 726/Tamalatea, saat menghadapi hujan turun pada pelaksanaan pembuatan jembatan bailley di Dusun Munte Desa Bonto Kecamatan Turatea Kabupaten Jeneponto.
Dengan semangat dan motivasi yang tinggi dari prajurit tersebut, jembatan dengan panjang bentangan kurang lebih 30 meter itu dapat rampun, baik pada pembuatan turapan, bronjong tepi jembatan dan pembuatan tiang sandaran/pengaman jembatan lama (pelepasan bekisting).
Hingga memasuki hari keenam, Sabtu (9/02), pekerjaan jembatan yang menghubungkan beberapa Desa di Kecamatan Turatea itu, direncanakan akan difungsikan pada esok hari. Walau kondisi saat ini, tinggal pekerjaan pengecatan tiang pengamanan.
“Hari ini hari terakhir pekerjaan kami, mudah-mudahan esok hari rampun keseluruhan dan dapat digunakan, sehingga warga setempat dapat beraktifitas seperti biasa,” ungkap Danyonzipur Mayor Czi Catur Witanto, disela-sela pelaksanaan pekerjaan pengecatan tiang pengaman. (Rtyn Prima)

