Dandim 0207/Simalungun Hadiri Dialog Tokoh Lintas Agama Sumatera Utara dan Deklarasi Pemilu Damai di Kota Pematangsiantar
(Metrosoerya.net) – Komandan Kodim 0207/Simalungun Letkol Inf Frans Kishin Panjaitan, S.A.P., M.P.M, turut menghadiri berlangsungnya Dialog Tokoh Lintas Agama Sumatera Utara dan Deklarasi Pemilu Damai yang dilaksanakan di Siantar Hotel Jalan WR Supratman No.3, Kota Pematangsiantar, Rabu (20/02/2019).
Kegiatan Dialog Tokoh Lintas Agama Sumatera Utara dan Deklarasi Pemilu Damai, dihadiri sekitar 200 orang antara lain, Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, S.Ik (Wakapolda Sumut), Leonardo H.Simanjuntak, H. Maratua Simanjuntak (Ketua FKUB Sumut), Drs. M.Ali Lubis (Ketua MUI Pematangsiantar), AKBP Heribertus Ompusunggu (Kapolresta Pematangsiantar), Letkol Inf Frans Kishin Panjaitan (Dandim 0207/Sml), Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, MUI dan FKUB Kab. Simalungun, MUI dan FKUB Asahan, MUI dan FKUB Batu Bara, MUI dan FKUB Tanjung Balai, MUI dan FKUB Toba Samosir, MUI dan FKUB Humbahas, MUI dan FKUB Tapanuli Utara.
Dalam kesempatan tersebut Bapak H. Palit Muda Harahap (Ketua Panitia) menyampaikan bahwa kedatangan tokoh lintas agama ini membawa kebersamaan dan bertekad menjadikan pemilu Damai 2019 di Sumatra Utara, ungkapnya.
Selanjutnya disamping itu juga Brigjen Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, S.Ik (Wakapolda Sumut) mengatakan, Kita harus bangga bisa tinggal di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang mempunyai beraneka ragam agama, suku, budaya dan bahasanya, mari kita rawat negeri kita yang banyak perbedaan dengan cara memperkecil perbedaan kepentingan dan kemudian memperbesar kepentingan umum, beliau berharap POLRI, TNI ,Pemerintah dan tokoh lintas agama untuk menjadi pendingin situasi (cooling system) dalam berbagai gejolak yang ada menjelang Pemilu 2019 dan bersikap Netral pada Pemilu 2019 mendatang, tegas Wakapolda Sumut.
Adapun isi Deklarasi Pemilu Damai tersebut antara lain, Meminta kepada seluruh umat beragama agar tetap memelihara kerukunan dan kedamaian yang telah terbangun selama ini, Meminta supaya semua partai politik dalam setiap kampanye senantiasa menampilkan kampanye damai,santun dan menyejukan serta berkompetisi secara sehat, Meminta supaya segenap juru kampanye dapat menghindari narasi yang berdimensi sara,ujaran kebencian dan hoaks, Menghimbau segenap umat beragama agar dapat berpartisipasi aktif bagi terselenggaranyapemilu yang berkualitas dengan mengedepankan kerukunan dan memberikan hak suara sesuai dengan pilihan masing-masing dan Meminta supaya KPU,Bawaslu dan Aparat penegak hukum senantiasa menegakkan supremasi hukum demi terselenggaranya pemilu yang jujur, adil, aman, damai dan berkualitas.(Rtyn Prima)

