Seorang Nenek Warga Pakis Tewas Tertabrak Kereta Api di Benowo
Surabaya – Seorang perempuan meninggal setelah tertabrak Kereta Api Gumarang jurusan Surabaya – Jakarta di perlintasan kereta di jalan Kauman, Kelurahan Benowo, Pakal, tepatnya sebelah barat Stasiun Benowo. Korban meninggal di lokasi.
Korban adalah Sumarsih (75), warga Wonokitri 1 Kelurahan Pakis, Sawahan. Di Kecamatan Pakal, korban ikut anak kandungnya yang tinggal di Jl. Kauman Asri GG II.
Dari keterangan saksi dilapangan, saat itu KA Gumarang melintas dari arah Timur – ke Barat. Saat kereta hendak melintas dengan kecepatan tinggi, tiba-tiba ada pejalan kaki yang diketahui adalah korban setelah beli obat dari Apotik hendak menyeberang rel berniat pulang ke rumah. Saat berjalan kaki menyabrangi rel, dia tak sadar jika ada KA dari arah timur ke barat hingga dia tewas tertabrak, ujarnya kepada media, Minggu (19/05/2019).
Menurut Kanit Reskrim Polsek Pakal, Iptu Ferri Hutagalung mengatakan, Peristiwa maut ini terjadi, mulanya pada pukul 15:40 WIB ada Kereta Api Gumarang dari Timur melintas ke Barat. Saat itu petugas security Stasiun Benowo sudah meneriaki korban, supaya korban berhenti dan tak menyeberang dulu. Namun teriakan Petugas Stasiun Benowo mungkin tak terdengar. Korban tetap saja menyeberang padahal KA sudah dekat. Akibatnya, tubuh korban tertabrak kereta.
Lebih lanjut, KA melintas dengan cepat dan menghantam tubuh korban, korban diduga tidak mengetahui adanya Kereta hendak lewat. Korban langsung meninggal di lokasi setelah terlempar sejauh kurang lebih 50 meter, ujar Iptu Ferri Hutagalung saat di konfirmasi di depan Bank BRI waktu Patroli rutin.
“Jenazah korban kami evakuasi ke kamar mayat RSU dr Soetomo, Surabaya,” tandas Ferri. (Eko Hidayat)

