Perkuat Sinergitas TNI-Polri, Koramil 07/Salak Buka Puasa Bersama Polres Pakpak Bharat
(Metrosoerya.net) – Di Bulan suci Ramadhan yang penuh ampunan dan Baroqah ini,marilah kita sesama anak Bangsa untuk kembali merajut persatuan dengan mempertebal ke imanan kita,ucap Kapolres P.Bharat AKBP Leonard David Simatupang,SH.dan kepada saudara saudara kita sesama anak Bangsa yang sekarang sedang menyuarakan aspirasinya di Pusat,kita Ber Do’a supaya tetap di dalam Koridor yang tidak melanggar hukum dan selalu yang terbaik,kepada rekan rekan kita yang sedang bertugas,semoga selalu di beri perlindungan dan kesehatan,agar dapat melaksanakan tugad yang diamanahkan dengan baik. Rabu (22/5/2019)
Ustadz Sidebang dalam Takziah nya menyampaikan “dibulan yang suci ini marilah kita saudara saudara ku mempertebal ke imanan agar kita dapat menyambut Kemenangan dengan sukacita,dan terimakasih kami kepada Bapak TNI/Polri yang sudah bersinergi di dalam menjaga Keamanan di Negara kita ini,jadi kami sebagai Masyarakat sangat tenang dan tentram di dalam ber aktifitas sehari hari,karena apa pun ceritanya kalau tidak aman dan kondusif gak akan mungkin kita dapat ber aktifitas dengan lancar,oleh karena itu momen Bulan Ramadhan inilah kita jadikan sebagai Pemersatu kita sebagai anak Bangsa”
Salah seorang Anggota Koramil 07/Salak yang hadir dalam Kegiatan tersebut Srk Aznil Takhzud saat di konfirmasi menyatakan”Kegiatan yang dilaksanakan rekan Kami Polres Pakpak Bharat sangat baik,karena kegiatan seperti ini dapat menjadikan momen untuk menyerukan dan menghimbau kepada masyarakat supaya arif dan bijaksana di dalam menghadapi situasi sekarang ini,dan kita dapat menunjukkan kepada masyarakat kita tetap kompak dan bersinergi, sehingga masyarakat merasa tentram dan tidak takut,kita juga berharap kepada seluruh masyarakat agar tetap menjaga kesucian bulan Ramadhan ini,banyak cara untuk menjaga.
Salah satu Contoh dengan tidak membuat atau mempercayai berita hoax sudah termasuk menjaga kesucian bulan Ramadhan, mari kita hadapi situasi sekarang ini dengan kepala dingin dan perbanyak istigfar,kita semua bersaudara tanpa memandang status sosial dan SARA Karena “perbedaan itu indah”, ungkapnya mengakhiri. (Rtyn Prima)

