RS. Husada Satgas Yon Mekanis TNI Konga XXIII-M/Unifil Pilihan Utama Warga Lebanon
(Metrosoerya.net) – Rumah Sakit Level I (satu) Husada yang merupakan bagian dari Satgas Batalyon (Yon) Mekanis TNI Konga XXIII-M/UNIFIL (United Nation Interm Force In Lebanon) yang sedang menjalankan misi perdamaian di Lebanon Selatan telah menjadi pilihan utama bagi warga Lebanon Selatan yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
Hal ini disampaikan Komandan Satgas Yon Mekanis TNI Konga XXIII-M/UNIFIL Letkol Inf Arfa Yudha Prasetya di Adchit Alqusayr Lebanon Selatan. Rabu (26/6/2019).
Komandan Satgas Yon Mekanis TNI Konga XXIII-M/UNIFIL Letkol Inf Arfa Yudha Prasetya mengatakan Rumah Sakit Level I Husada sesuai dengan keberadaannya di dalam Organisasi Satgas Yon Mekanis TNI Konga XXIII-M/UNIFIL adalah untuk mendukung tugas pokok Satgas dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi 850 orang prajurit Satgas. Disamping itu juga memberikan pelayanan kesehatan bagi warga daerah Adchit Al Qusayr Lebanon terutama warga yang berada disekitar wilayah tanggungjawab Satgas.
“Sejak awal selama masa penugasan Satgas Yon Mekanis TNI Konga XXIII-M/UNIFIL di Lebanon sampai dengan sekarang memasuki bulan ketujuh, Rumah Sakit Husada dengan senyum, keramahan dan keikhlasan personel kesehatan Satgas dalam memberikan pelayanan kesehatan menjadikannya sebagai andalan warga Lebanon dalam mengatasi permasalahan kesehatan. Pelayanan kesehatan kepada masyarkat Lebanon ini diberikan tanpa adanya pungutan biaya sedikitpun dan setiap harinya menerima pasien kurang lebih sepuluh orang” tutur Dansatgas.
Lebih lanjut Komandan Satgas mengatakan operasional resmi Rumah Sakit Husada dimulai dari jam 08.00 LT sampai dengan jam 17.00 LT setiap hari. Pelayanan diluar jam dinas tetap diberlakukan, dengan selalu menempatkan piket yang bertugas selama 24 jam dan selalu siap dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi warga dan prajurit yang membutuhkan, dimulai dari pasien yang membutuhkan pelayanan obat sampai dengan pasien yang kondisi kritis sekalipun, yang diakibatkan kecelakaan lalu lintas, kecelakaan saat bekerja ataupun yang lainnya.
Seorang warga bernama Mr. Ali, 42 tahun dari desa Ett Taibe, mengalami kecelakaan kerja yang salah satu jarinya tertimpa besi, sehingga perlu segera mendapat tindakan medis. Pasien tersebut di ruang perawatan, langsung ditangani oleh dokter dan tenaga medis dengan cekatan tanpa keraguan sedikitpun dalam memberikan tindakan berupa pemeriksaan, pembersihan luka, sampai dengan menjahit jari yang terluka serta memberikan obat yang tepat bagi pasien tersebut.
“Apa yang kami lakukan disini tentunya sudah menjadi tugas dan tangungjawab sebagai Peacekeepers, namun kami juga berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan yang tebaik dalam usaha memberikan bantuan kemanusiaan melalui keberadaan Rumah Sakit Husada, sehingga bisa diandalkan dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi warga Lebanon” tegas Komandan satgas.
Pelayanan kesehatan Rumah Sakit Husada dilakukan di Markas Satgas, para tenaga medis Bintara dan Tamtama Kesehatan dari RS Level I Husada bersama-sama dengan staf Cimic Satgas, didampingi penterjemah bahasa setiap harinya mendatangi warga yang tidak dapat datang ke rumah sakit karena keterbatasan untuk diberikan bantuan pelayanan kesehatan , tambahnya. (Rtyn Prima)

