Iklan Rokok

14 Juli 2026

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

Seolah terjadi Pembiaran Pencemaran Lingkungan Dalam Bisnis Jagal Bangkai Kapal Di Bibir Pantai Tanjung Jati Kamal Bangkalan Madura

Metro Soerya.net-Bangkalan,  Dengan peradaban panjang masyarakat Madura.

Dengan luas mencapai 1.300 kilometer persegi ini, tak hanya sebagai kabupaten terluas dan tergolong maju diantara 3 kabupaten lain di Pulau Madura, seperti Kabupaten Sampang, Pamekasan dan Sumenep, kabupaten ini merupakan pintu gerbang utama untuk masuk ke Pulau Madura. Pelabuhan penyeberangan Kamal Bangkalan ini merupakan penyambung utama antara Pulau Jawa dan Pulau Madura. Sejak mega proyek Jembatan Suramadu dibuka, Kamal Bangkalan lebih dikenal sebagai pusat bisnis pemotongan besi kapal tua.

Aktivitas pemotongan kapal tua berlangsung masif di sepanjang pesisir Selat Madura. Bicara besi tua dan Madura, ibarat satu kesatuan. Walau tak semua orang Madura berkecimpung di besi tua, namun banyak orang Madura mengecap kesuksesan dari usaha besi tua. Puluhan kapal tua tercatat lenyap di jagalnya, apalagi tahun belakangan ini harga besi tua sedang diatas angin.

Ada puluhan orang dipekerjakan untuk menyapu bersih bagian demi bagian dari kapal tua ini. Namun, proses pemotongan besi tua bukanlah pekerjaan sepele.

Selain wajib berbekal keahlian menggunakan alat potong las, tahapan dalam melumatkan kapal tua ini pun tak bisa sembarangan. Penuh risiko, aktivitas pemotongan kapal tua ini tak dilengkapi dengan alat keselamatan khusus bagi pekerjanya. Segala jenis logam bagi sebagian orang Madura adalah harta, baik dalam jumlah kecil atau besar. Faktanya puluhan truk siap menyuplai ratusan ton besi tua ke pabrik peleburan besi di berbagai daerah setiap harinya.

Pengepul besi tua juga tak ragu melego kapal tua dengan harga miliaran rupiah, sebab mereka yakin betul akan meraup untung berlipat lipat. Tak heran, ada puluhan pebisnis yang antre menyandarkan kapal tuanya untuk dijagal.

Bisnis besi kapal tua terus menggurita di wilayah ini sejak puluhan tahun lalu. Aktivitas pemotongan besi tua yang tanpa diimbangi dengan prosedur pemotongan kapal tua yang tepat, menjadikan lingkungan pesisir pantai teraniaya. Hal ini pun disadari para pebisnis besi tua.

Persoalan pencemaran lingkungan yang terjadi, sedikit banyak memengaruhi kehidupan biota laut disekitar kawasan ini.

SR nama samaran juga menuturkan, puluhan tahun menggantungkan nasibnya sebagai nelayan tradisional. Namun beberapa tahun belakangan, nasibnya semakin tak menentu.

Kail pancing yang ditebar, kini makin jarang disambar ikan-ikan khas perairan Selat Madura. Tak ada yang bisa diharapkan dari hasil tangkapannya kali ini. Hanya tiga ekor saja yang menyangkut di kail miliknya.

Dampak negatif dari bisnis jagal rongsokan kapal tua ini secara kasat mata memang terlihat jelas. Hal menarik lainnya mengemuka saat kami menggali informasi seputar bisnis besi tua tersebut.

Namun hal ini dibantah keras oleh para pelaku bisnis besi tua itu sendiri. Kesimpang siuran soal legalitas dari bisnis pemotongan besi besi tua yang sudah beroperasi puluhan tahun ini,

Legalitas untuk bisnis ini nyatanya masih diabaikan. Persoalan lain yang tak kalah pentingnya adalah dampak negatif yang ditimbulkan dari aktivitas ini. Laut semakin tercemar dan ekosistem biota laut yang ada masih terancam.

Beberapa awak media pun pernah mengkonfirmasi kepada pihak lingkungan hidup dan ternyata memang tidak pernah mengeluarkan ijin untuk pemotongan bangkai kapal yang ada dipesisir tanjung jati tersebut,,,namun entah bagaimana pihak pemerintah tidak ada tindakan dan seolah olah terjadi pembiaran terhadap lingkungan yg jelas jelas tercemari oleh kegiatan tersebut…

Undang undang no 32 tahun 2014 tentang Yang dimaksud dengan kelautan dalam undang-undang ini adalah hal yang berhubungan dengan Laut dan/atau kegiatan di wilayah Laut yang meliputi dasar Laut dan tanah di bawahnya, kolom air dan permukaan Laut, termasuk wilayah pesisir dan pulau-pulau. Untuk melindungi laut indonesia Pemerintah melakukan upaya pelindungan lingkungan Laut melalui konservasi Laut, pengendalian Pencemaran Laut, penanggulanga(Haris K)

mungkin anda melewatkan