Iklan Rokok

10 Juli 2026

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

DUKUNGAN TERHADAP NING LIA MENGALIR DERAS, KALI INI PONDOK PESANTREN SURYALAYA SIAP CERIA-KAN KOTA SURABAYA

Surabaya – Metro Soerya.net.  Jum’at (2/8) Ning Lia Istifhama memenuhi undangan Abdul Rahman tokoh masyarakat setempat untuk silahturahmi di Pondok Pesantren Suryalaya tepatnya di Jl. Benteng Surabaya.

Pertemuan yang dihadiri oleh beberapa tokoh masyarakat dan Relawan Surabaya Ceria tersebut bermula saat terdengar kabar jika Ning lia Istifhama S.sos, S.H.I, M.E.I mantan semi finalias Ning Surabaya th 2005 yang sebentar lagi bergelar Doktor tersebut didorong oleh arus bawah maupun relawan KIP yang saat itu sukses memenangkan Khofifah – Emil Dardak maju sebagai kontestan Pilwali Surabaya 2020 – 2025. Pertemuan yang berlangsung pukul 16.30 WIB sampai menjelang sholat magrib berlangsung di ruang pendopo yang penuh keakraban itu tersirat dari pesan dan kesan yang disampaikan oleh pimpinan pondok pesantren Suryalaya KH. Ali Hanafiah Akbar yang saat itu sebagai Tim Sukses Cagub Khofifah Indar Parawansa – Emil Dardak menyampaikan dukungan penuh kepada keponakan Gubernur Jatim tersebut untuk maju sebagai Cawali maupun Cawawali Kota Surabaya yang akan datang, yang apabila terpilih agar kebijakannya bisa bersinergi antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kota Surabaya.
“ Secara pribadi kita mendukung penuh atas pencalonan mbak Lia sebagai cawali atau cawawali kota surabaya, dan jika nanti mendapat amanah dari rakyat surabaya agar mau memperhatikan dunia pendidikan, khususnya di sekolah swasta agar kelak biaya penerimaan siswa baru tidak mencekik leher, karena yang kita tahu saat ini untuk daftar di sekolah swasta Favorit biaya pendaftarannya bisa mencapai 30 – 40 Juta / siswa, belum nanti uang pendaftaran ulang yang sangat memberatkan wali murid. Jadi setidaknya pemerintah Kota Surabaya yang akan datang bisa bersinergi sejalan dengan pemerintah provinsi tanpa tarik ulur kepentingan bisa memberikan perhatian khusus ke dunia pendidikan dan memberikan subsidi yang memadai ke sekolah swasta,” Pesannya.

Gus Ali menambahkan, “ pondok pesantren suryalaya ini juga merehabilitasi anak anak yang menjadi korban penyalagunaan narkoba dengan metode inabah dengan mandi , wudhu, sholat, talqin zikir dan pembinaan. Jadi apabila terpilih menjadi umara agar bisa menjaga hubungan yang baik dengan ulama, sebab apabila ulama diberikan fasilitas yang baik, maka ulama juga akan semakin baik membuat umat memiliki iman dan taqwa sehingga salah satunya tidak terjerumus dg kenakalan remaja diantaranya penyala gunaan narkoba”, tambah pengasuh pondok pesantres yang memiliki 2000 jama’ah Thoriqot Qodiriyah Naqsabandiyah (TQN) ini.

Dengan menjamurnya atribut atribut bergambar ning Lia di disudut kampung kampung di surabaya tersebut menandakan bahwa nama Ning Lia sudah menjadi perbincangan publik dikalangan arus bawah serta obrolan warung kopi, itu menandakan bahwa arus bawah masih ingin dipimpin oleh srikandi – Srikandi yang berjiwa cerdas, energik, religius, integritas dan amanah berhati ceria tidak suka marah marah. Seperti dituturkan oleh Andrian warga Dukuh Kupang Barat ketika ditemui saat memasang banner bergambar Ning Lia, mengatakan, “ Saya dan beberapa warga sini sangat berharap agar kedepan nanti kota surabaya dipimpin oleh Srikandi – srikandi yang masih mudah perpaduan Antara Nasionalis dan Religius tersebut “, pintanya.

Saat ditanya kenapa anda loyal terhadap Ning Lia Istfhama, dengan tegas mengatakan, “ kalau untuk saya pribadi Ning Lia adalah mewakili golongan milenia, yang bisa menyalurkan aspirasi dari teman teman milenial diantaranya kedepan bisa memfasilitasi dan memberikan pelatihan terkait dengan pekerjaan yang digemari anak – anak muda diantaranya, sosial media strategist, selegram, youtuber, content writer, graphic designer ”, tambahnya.

Sementara menurut Tokoh Masyarakat Pacar Kembang Tambak Sari warga mengatakan, “kita sebagai relawan ibu KIP siap menghantar kan Ning Lia sebagai Cawali maupun Cawawali Kota surabaya karena ning lia adalah simbul dari kalangan religius yang bisa mewakili suara Nadliyin, sehingga kami siap gotong royong urunan membuat atribut Ning Lia”, Tegasnya. (Red)

mungkin anda melewatkan