Iklan Rokok

8 Juli 2026

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

Buka pangsa pasar baru, dinas pertanian jatim siap ekspor buah naga dan manggir ke negeri Cina

Surabaya-Metrosoerya.net. Produk Buah Naga dan Manggis Jawa Timur sudah bisa diandalkan dengan melirik pangsa pasar baru yang cukup potensial untuk di ekspor ke negeri Cina.

Hadi Sulistyo, Kadis Pertanian Jatim sudah ancang – ancang akan menambah tujuan negara ekspor buah naga dan manggis, kerja sama ini sudah mulai dijajaki dengan peninjauan lokasi oleh tim Negeri Cina, akan dilanjutkan proses seperti GAP (Good Agricultur Practices) dan SOP (Standar Operasional Prosedur) agar memenuhi syarat bagi Pemerintah China.

Hadi menyampaikan, produksi buah naga dan manggis di Jatim terbilang tinggi. Menurutnya, dalam satu tahun Banyuwangi bisa menghasilkan 708.057 Kwintal buah naga. Sedangkan untuk manggis, menurut data BPS tahun 2018 Banyuwangi bisa menghasilkan 118.299 Kwintal.

“Produksi buah naga dan manggis kita memang bagus. Buah naga di Banyuwangi itu bisa diproduksi sepanjang tahun karena sudah menggunakan lampu. Jadi ketika tidak ada matahari pun bisa berproduksi,” ungkap Hadi.

Hasil Pertanian manggis dari Jatim sekarang sudah diekspor ke beberapa negara seperti Malaysia, Thailand dan Hongkong. Sementara buah naga ke Vietnam, Hongkong dan Singapura. Selain Banyuwangi produksi Manggis di Jawa Timur, di Jember dengan jumlah produksi 55.674 Kwintal lalu Trenggalek dengan produksi 33.752 Kwintal.

“Dipilihnya China sebagai tujuan ekspor baru, karena jumlah penduduk China sangat besar. Disamping itu penduduk China sangat menyukai buah tropis. Sementara technical barriers to trade (TBT) atau hambatan teknis perdagangannya juga tidak terlalu ketat”.imbuh Hadi

Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura (PPHH) Kementerian Pertanian RI, Yasid Taufik, di Jakarta berpesan, Ihwal pentingnya upaya pemenuhan standar mutu budidaya maupun  penanganan pasca panen yang sesuai kesepakatan protokol Indonesia – China. “Standar mutu budi daya dan pasca panen yang sesuai dengan ketentuan protokol ekspor kedua belah pihak sangat penting. Pasar China bernilai besar dan mereka sangat menyukai buah naga dari Indonesia yang rasanya manis segar dibandingkan negara penghasil lainnya,” pesan Yasid. (Gus Dar)

mungkin anda melewatkan