Iklan Rokok

17 Juni 2026

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

Sambut Hari Kemerdekaan dan Pererat Silaturahmi, KKSS Gelar Turnamen Domino

Caption foto: kerukunan keluarga Sulawesi Selatan saat mengikuti kegiatan lomba Domino

SURABAYA – Metrosoerya.net.   Dalam menyabut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke 74, Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Surabaya mengadakan berbagai lomba.

Namun lomba yang digelar terbilang unik. Mereka menggelar turnamen mak domeng atau domino. Acara tersebut digelar di Asrama Bawakaraeng, Jalan Lesti 58, Surabaya, Jum’at malam (16/8/2019).

Turnamen domino yang juga digelar oleh IKAMI (Ikatan Mahasiswa Sulawesi Selatan) ini diikuti sekitar 40 peserta. Mereka semua keluarga besar Sulawesi Selatan.

Para pemainnya memiliki background profesi berbeda. Mulai dari TNI, Polri, pengusaha, swasta hingga mahasiswa. Setelah mendaftar, mereka dibagi per tim dan siapa yang menang akan melaju ke babak final.

Bagi para pemenang disediakan banyak hadiah dan doorprize. Perlombaan berlangsung meriah dengan balutan kekeluargaan dan kesederhanaan. Hal ini memang menjadi tujuan kegiatan tersebut.

“Perlombaan ini kami jadikan media silaturahim keluarga KKSS. Sekaligus memperingati HUT RI ke 74,” ungkap Ketua KKSS Gasman Ghazali.

Gasman mengatakan kegiatan ini memang bukan pertama kali. Sebab hampir tiga bulan sekali, kegiatan yang sama rutin dilakukan. Namun ke depan, Gaman dan pengurus KKSS akan menggelar kegiatan ini ke Nasional ,khususnya di Pulau Jawa, dengan tujuan mempererat silaturahmi.

“Domino kami pilih lantaran sudah menjadi tradisi di kampung halaman. Agar lebih mantab, kami sajikan beberapa makan khas yang biasa kami santap di rumah (kampung,red),” tandasnya.

Selain itu, kegiatan itu dilakukan untuk mengantisipasi bahaya narkoba, khususnya di kalangan pemuda Sulsel yang ada dimanapun, termasuk di Surabaya.

“Momen ini, kami juga sisipkan tentang bahaya narkoba. Sekaligus memantau adik-adik kami mahasiswa agar tak terjerumus. Sebab, narkoba menjadi musuh bersama,” tandasnya.

Salah satu peserta turnamen, Yudhy Trinanta Syaeful Mamma mengatakan ada kesan tersendiri ketika pihaknya bertemu dengan keluarga besarnya. Serasa ia berada di kampung halaman dan mengobati kerinduan tempat kelahirannya.

“Selain itu, media silaturahmi ini selalu meriah meski sederhana,” ungkap anggota polri yang menjabat sebagai Katimsus Satresnarkoba Polrestabes Surabaya ini.

Hal itu menurut Yudhy sesuai dengan filosofi orang Makassar yakni tudasipulung (duduk bersama dalam berunding dan musyawarah), Sipakatau (sifat yang tidak membeda beda kan), Sipakainge (saling mengingatkan), Sipakalebbi (saling menghargai ), Sipatokkong (saling bekerjasama). (Sutris) )

mungkin anda melewatkan