Iklan Rokok

16 Juni 2026

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

Seorang Pria Menyerang SPKT Polsek Wonokromo dengan Senjata Tajam

Surabaya-Metrosoerya.net. Penyerangan yang dilakukan oleh seorang Pria di Mapolsek Wonokromo Surabaya. diduga terindikasi gerakan radikal ISIS.

“Penyerangan oleh seorang berInisial IM tersebut, masih sementara nanti akan kami dalami lagi,” kata Kapolrestabes Surabaya Kombes Sandi Nugroho di Mapolsek Wonokromo Surabaya, Sabtu (17/8/2019)

Sandi menambahkan pihaknya tengah mendalami dari mana pria tersebut berasal dari mana, aktivitasnya hingga jaringannya.

“Kita dalami dari mana asalnya, bagaimana aktivitasnya dan jaringan mana,” imbuh Sandi.

Dari informasi yang dihimpun, IM merupakan Imam Musthofa, yang lahir di Sumenep, 15 Juli 1988. Saat ini, Imam diketahui tinggal di sebuah rumah kost di Jalan Sidosermo IV Gang I Surabaya.

Di kosnya, IM dengan panggilan Ali tinggal bersama seorang istri dan dua anak. Sehari-hari, Imam bekerja sebagai penjual jajanan sempol, sementara istrinya berjualan makaroni.

Pemilik kos, Rahmat, mengatakan IM selaka ini jarang bekomunikasi dengan lingkungan sekitar.

“Dia orangnya jarang berkumpul dengan lingkungan. Sejak 2-3 tahun ini perilakunya berubah drastis dan menutup diri,” kata Rahmat kepada wartawan di Sidosermo, Surabaya Sabtu(17/8/2019)

Rahmat mengatakan ia sempat menasihati IM. Bahkan Rahmat mengatakan jika pemahaman agama IM semakin keras.

“Sempat saya nasihati tapi saya dilawan. Kalau di sini pendiam. Memang dua tahun terakhir berubah total. Terlihat lebih radikal. Bahkan istrinya sekarang sudah pakai cadar,” kata Rahmat.(Mulyono)

mungkin anda melewatkan