Ganti Rugi Belum Tuntas, Jalur Lingkar Selatan Sampang Jalan Di Tempat
Sampang – Metrosoerya.net. Jalan lingkar Selatan Kabupaten Sampang, rupanya masih mengalami kendala terkait belum tuntasnya pembebasan tanah milik warga. Sejumlah warga yang tanahnya digunakan untuk dilalui jalur itu, mengaku belum menerima dana ganti rugi atas pembebasan lahan itu.
”Pokoknya, kalau uang ganti rugi belum dibayar, ya masyarakat yang belum terima ganti rugi akan protes, dan menghadang pembangunan jalan itu,” kata salah seorang warga Desa Aeng Sareh, yang enggan disebutkan jati dirinya.
Menurut warga tersebut, masyarakat yang belum menerima ganti rugi itu saat ini hanya menerima janji janji saja dari Pemda Sampang.
Setidaknya ada tiga warga di kawasan Desa Aeng Sareh, yang belum mendapat ganti rugi. Seperti H. Wahid, H.Subaidi,dan H.Bahri, serta beberapa warga lainnya.
Beberapa warga lainnya di Kelurahan Polagen, juga masih banyak yang belum menerima ganti rugi. ”Pemerintah hanya memberi janji janji saja, sampai sekarang belum membayar ganti rugi itu,” kata H Badrud Tamam, salah seorang tokoh masyarakat setempat.
Sementara itu Kabid Perbekalan, Peralatan dan Penanganan Mutu, Pemkab Sampang, Erwin Elmi Syahrial, dihubungi secara terpisah mengatakan, terhambatnya proses pembayaran lahan warga yang terkena jalur lintas selatan (JLS) itu masih menunggu terkumpulnya berkas dari Badan Pertahanan Nasional (BPN) Sampang. ”Ini karena ada beberapa lahan milik warga yang persyaratan atas tanah itu masih kurang,” katanya saat dihubungi media Metro Soerya
Menurut Erwin, dana untuk lahan warga yang digunakan untuk JLS itu sudah tersedia. ”Menurut Pak Toni dari Bappeda, anggaran untuk lahan warga sebagai pengganti JLS itu sudah ada. Jadi menunggu warga lain yang tanahnya masih kurang pesyaratannya,” pungkasnya.(Rido)

