BANGUNAN YANG MUBAZIR SAMPIT KOTAWARINGIN
Metrosoerya.net – Sampit Kalteng, Pembangunan Pasar untuk PKL yang ada diSampit Kotawaringin lahan pembangunannya bekas Bioskop Mentaya seakan tidak benar- benar terfungsikan sebagaimana mestinya yang diharapkan orang banyak, bahkan masih banyak para PKL untuk berjualan didepan Bangunan memakan anggaran dana sekitar 25 milyar tersebut tidak beroperasional dan diharapkan para pedangan tersebut bisa menepati kios yang berukuran 1,5x 1,5 dengan total keseluruhan lapak yang ada sebanyak 360 lapak PKL seharusnya mendapatkan tempat berjualan yang layak dan teratur.
Sementara perencanaan prmbangunan pasar tersebut sejak Tahun 2013 yang dan hampir sudah sekitar 6 Tahun belum juga ditempati.pagu yang alokasikan kurang lebih 27 milliar namun dalam proses tander pemenangan lelang 25,9 millyar yang diposkan PURP kotim yang lalu dan Dana tersebut diambil dari anggaran APBD melalui sistem jamak.
Saat ini pembangunan tersebut hanya dijadikan tempat buang air saja dan banyak juga digunakan sebagai melakukan mesum pasangan. Saat Tim Metro Soerya sempat melihat bangunan tersebut banyak yang sudah rusak dari beberapa kios-kios didalam bangunan pasar yang megah dengan biaya pembangunannya cukup spektakuler.
Kontaktor pemenang tender pembangunan pasar rakyat berasa dari Jakarta dengan PT.Menara Agung Perkasa dengan Anggaran Dana sebesar 25.9 milyar itu pembangunannya dari 2013 dan sampai sekarang Tahun 2019 itupun tidak ada yang menepatinya apa lagi tempat tersebut sudah tidak terawat lagi karena bau yang tidak enak didaerah toko bangunan itu.Tim dari Metro Soerya lebih lanjut akan mencari informasi lagi siapa yang berperan dalam pembangunan pasar tersebut dari selesainya pembangunan tidak satupun anggota PKL yang mau menepatinya.dan menurut informasi dari lapangan bahwa penebusan dalam satu kios mencapai kurang lebih 25 juta perkiosnya, apakah karena harga sewa atau yang lainnya kita akan menyelusuri dilapangan.
Metro Soerya Sampit Kalteng (Iin)-Rly

