Final Champion Cup Piala Bupati Bangkalan 2026, Siswa SMAN 2 Bangkalan Ukir Prestasi Gemilang

Metrosoeryanews.net||BANGKALAN – Atmosfer semangat dan sportivitas membara di GOR Saka, Jalan Halim Perdana Kusuma, Bangkalan, Senin (16/2/2026). Riuh sorak pendukung dan dentuman tepuk tangan menggema saat partai final Lomba Futsal Champion Cup Piala Bupati Bangkalan tingkat SMA sederajat se-Kabupaten Bangkalan resmi digelar.
Ajang bergengsi yang memperebutkan Piala Bupati Bangkalan itu menjadi panggung adu strategi, ketahanan fisik, serta mental juara para pelajar terbaik dari berbagai sekolah. Sejak peluit awal dibunyikan, pertandingan berlangsung sengit dan penuh determinasi. Kedua tim tampil ngotot, saling serang, dan mempertontonkan permainan cepat nan atraktif yang memukau para penonton.
Sorotan publik tertuju pada salah satu talenta muda berbakat, M. Satria Yudha Permana. Siswa SMA Negeri 2 Bangkalan ini berhasil mengantarkan timnya meraih Juara II Piala Bupati Bangkalan dalam ajang futsal bergengsi tersebut. Prestasi itu menjadi kebanggaan tersendiri, bukan hanya bagi sekolahnya, tetapi juga keluarga dan lingkungan tempat ia dibesarkan.
Satria bukan berasal dari keluarga berada. Ia merupakan cucu dari seorang sopir angkot, M. Abdul Azis. Sementara ayahnya, M. Ayub Azwad, dan ibunya, Namiliyah Asnan, S.Pd, senantiasa menjadi penyemangat utama dalam setiap langkah perjuangannya. Dari keluarga sederhana itulah, Satria ditempa dengan nilai kerja keras, disiplin, dan pantang menyerah.
Di tengah keterbatasan, Satria membuktikan bahwa tekad dan semangat mampu menembus batas. Di lapangan, ia tampil percaya diri, lincah mengolah bola, serta cerdas membaca permainan. Kontribusinya dalam setiap pertandingan menjadi bagian penting perjalanan tim hingga melaju ke partai puncak.
“Prestasi ini saya persembahkan untuk orang tua dan keluarga. Tanpa doa dan dukungan mereka, saya tidak akan sampai di titik ini,” ujar Satria penuh haru usai laga final.
Tak hanya berprestasi di bidang olahraga, Satria juga dikenal sebagai siswa yang memiliki cita-cita mulia. Ia ingin menjadi penerus ayahnya sebagai abdi negara. Impian tersebut menjadi motivasi tersendiri baginya untuk terus berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
Ajang Champion Cup Piala Bupati Bangkalan ini diharapkan menjadi wadah pembinaan bakat dan karakter generasi muda. Selain melahirkan atlet-atlet potensial, kompetisi ini juga menanamkan nilai sportivitas, kerja sama tim, dan semangat juang yang tinggi.
Kisah Satria menjadi cerminan bahwa prestasi tidak ditentukan oleh latar belakang, melainkan oleh kemauan dan kerja keras. Dari GOR Saka Bangkalan, lahir semangat baru generasi muda yang siap mengukir masa depan gemilang—baik di lapangan hijau maupun dalam pengabdian kepada bangsa dan negara.@Muttakin
![]()
