Isu Jual Beli Jabatan Semakin Santer di Desa Pacing Sukosewu Tembus Rp 400 Juta Hingga Rp 500 Juta

Bojonegoro – Tes atau ujian Perangkat Desa (Perades) Pacing, Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro akan segera digelar. Sayangnya, isu jual beli jabatan terhembus menjelang pelaksanaan tes. Dalam tes perangkat desa ini, formasi yang diperebutkan adalah Kepala Dusun (Kasun) Mekalen yang terdapat 2 peserta. Masing masing kedua calon dari Dusun mekalen berinisial DA dan QA, Adapun total para peserta yakni 2 orang dengan rincian 1 pria dan 1 perempuan.
Namun isu jual beli jabatan semakin santer mendekati hari ujian perades. Ujian yang akan digelar pada hari selasa 17 Maret 2026 di kantor balai desa setempat.
“Yang ramai hari hari ini isu harga kursi perangkat desa tembus Rp 400 juta,Hingga Rp 500 juta. untuk Kepala Dusun (Kasun) ,” beber salah satu warga Desa Pacing yang engan di mediakan namanya kepada Media, Selasa (10/3/2026)
Meski baru sebatas rumor, namun ia meyakini memang benar dan sudah jadi rahasia umum.dirinya mengaku dengan isu tersebut sudah santer dikalangan masyarakat,” Tuturnya.
“Ya percaya, meski banyak orang bilang itu hoaks karena belum ada bukti, tapi soal pengisian perangkat Desa Pacing ada tarif itu sudah tidak rahasia lagi bagi masyarakat,”Cetusnya.
Senada, warga Desa Pacing berinisial SL, juga meyakini isu jual beli jabatan. Apalagi sudah ada indikasi Kepala Desa sudah punya calon tersendiri calon positif jadi, hingga ada warga yang ingin mencalonkan memilih untuk mundur karena tidak sejalan dengan kepentingan kepala desa.
“Iya dari teman yang saudaranya perangkat juga sudah bilang kalau info yang ramai Rp 400 juta Hinga Rp 500 juta untuk calon kepala dusun (kasun). Bahkan nama yang akan jadi perangkat juga sudah ramai,” ujar SL.
Hingga berita ini ditayangkan Kepala Desa Pacing Didik Purwahyudi belum bisa dikonfrmasi secara pasti terkait dengan beredarnya isu dugaan jual beli jabatan Kasun Kalen Rp 400 juta hingga Rp 500 juta.
KA.Biro:Bojonegoro
(Yudianto)
