KB Samsat Surabaya Barat Pelayanan Publik Satu Atap, Polantas Menyapa Bripka Riko Priambodo Tegaskan Ketelitian Cek Fisik Ranmor

SURABAYA, ll MetrosoeryaNews.com – Komitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan Kantor Bersama (KB) Samsat Surabaya Barat terus diperkuat. Dalam aktivitas pelayanan satu atap yang melibatkan unsur Kepolisian, Bapenda, dan Jasa Raharja, penekanan terhadap ketelitian administrasi dan cek fisik kendaraan menjadi perhatian serius aparat di lapangan.
Hal tersebut terlihat saat Bripka Riko Priambodo, NRP 87040514, anggota Polantas yang bertugas di KB Samsat Surabaya Barat, secara langsung menyapa dan memberikan arahan tegas kepada petugas cek fisik kendaraan bermotor, yakni Pak Ferry dan Pak Haris.
Di sela pelayanan, Bripka Riko menegaskan pentingnya ketelitian dalam proses pengecekan nomor rangka (Noka) dan nomor mesin (Nosin) kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat. Ia mengingatkan agar setiap hasil gesek kendaraan benar-benar dicocokkan dengan data pada STNK dan BPKB.
“Pastikan Noka dan Nosin sesuai dengan dokumen resmi. Jangan sampai ada kelalaian atau salah pantau,” tegasnya di hadapan petugas cek fisik.
Arahan tersebut bukan tanpa alasan. Cek fisik kendaraan merupakan tahapan krusial dalam proses balik nama, mutasi, maupun pengesahan dokumen kendaraan. Kesalahan sekecil apa pun berpotensi menimbulkan persoalan administrasi bahkan sengketa hukum di kemudian hari.
Pak Ferry dan Pak Haris selaku petugas yang melakukan penggesekan nomor rangka dan nomor mesin terlihat melakukan proses pemeriksaan secara teliti, mulai dari memastikan lokasi titik nomor kendaraan hingga mencocokkan hasil gesek dengan data yang tercantum dalam berkas pemohon di unit pelayanan.
Pelayanan satu atap di KB Samsat Surabaya Barat setiap harinya melayani ratusan wajib pajak. Tingginya volume pelayanan menuntut profesionalisme serta konsistensi pengawasan dari aparat kepolisian yang bertugas.
Menurut pantauan awak media Musthofa, Jurnalis liputansurabaya.id, interaksi antara Bripka Riko dengan petugas cek fisik berlangsung dalam suasana humanis namun tetap tegas. Pendekatan “Polantas Menyapa” yang dilakukan tidak sekadar simbolis, melainkan bentuk pengawasan internal agar pelayanan tetap sesuai standar operasional prosedur (SOP).
Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari transparansi pelayanan publik, guna meminimalisir potensi kesalahan administrasi maupun praktik yang dapat merugikan masyarakat.
Dengan pengawasan langsung di lapangan, diharapkan proses verifikasi Noka dan Nosin kendaraan di KB Samsat Surabaya Barat semakin akurat, profesional, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang mengurus dokumen kendaraan.
Pelayanan publik yang teliti dan bertanggung jawab menjadi fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.
Pewarta : Mus/Tp
![]()
