Ribuan Anggota LSM dan Media kembali Menggelar Aksi Demo di KPU Sampang
SAMPANG-Metrosoerya.net, Aliansi sapu bersih Sampang (ARBHES) yang terdiri dari 10LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) melakukan aksi demo di depan KPU(Komisi Pemilihan Masyarakat), Senin 17/09.

Di ungkapkan sejumlah orator aksi, aksi tersebut karena KPUD Sampang telah mencoreng nama baik Kab. Sampang. Dalam hal gagalnya pesta demokrasi Pemilukada serentak 2018.
Akibat banyak permasalahan dan doduganya KPU tidak profesional, Pilkada berujung sidang sengketa di Mahkamah Konstitusi (MK) yang akhirnya sangsi Pemungutan suara ulang (PSU).
Korlap aksi demo, ketua LSM Gadjah Mada, Mamang menjelaskan, pihaknya sangat kecewa dengan penyelenggara.
KPU dan Bawaslu dianggap mencemarkan nama baik Kab. Sampang di berbagai elemen, baik Masyarakat, Pemerintah daerah, aparat kepolisian, TNI, serta seluruh pihak yang berkaitan.
Dari masalah DPT sesuai keputusan MK, bahwa 140 ribu DPT dianggap fiktif, hingga transparansi anggaran pilkada tahap pertama sebesar 35miliar.
Untuk itu, KPU dan Bawaslu di paksa meminta maaf secara terbuka kepada Masyarakat Sampang, siap diperiksa pihak berwajib, siap di audit BPK ataupun KPK.
Sudah jelas DPT Pilkada sudah di anggap tidak logis kok masih mau di teruskan prosesnya.
Sementara KPU Kabupaten Sampang DPT Pemilu 2019 sudah di tetapkan 20 Agustus 2018 dengan jumlah 825.125 pemilih,Sedangkan DPT Hasil Perbaikan Pemilu 2019 (Berdasarkan rekomendasi Bawaslu RI dan masukan DPP Parpol) ditetapkan 13/9 dengan jumlah 822.950 pemilih DPT
Hal kecaman juga diungkapkan seketaris LSM Gasak, Syamheri yang mengikuti aksi demo tersebut.
“KPU dan Bawaslu Gagal Total (Gatal),” kecamnya.
Sebelum membubarkan diri, para demonstran membakar sebuah keranda yang disertai gambar komisioner KPU dan Bawaslu, yang di awali sholat jenazah sebagai implementasi matinya hati para komisioner KPU dan Bawaslu Sampang.
Aksi demo tersebut membuahkan hasil karena perwakilan dari KPU telah meminta maaf secara terbuka pada publik atas apa yang menjadi kesalahan oleh KPU” saya pribadi dan atas nama lembaga meminta maaf pada masyarakat Sampang atas kinerja kami yang kurang maksimal,ungkap,Miftahul Rozak Namun di sayangkan Syamsul Muarif S,E ketua KPUD dan Insiyatun Ketua Bawaslu Sampang sendiri, karena beralasan sedang rapat do Surabaya.(jalil)

