Seminar Nasional Tol Laut dan Peresmian Operasional Kapal sabuk Nusantara 92 dan Kendhaga Nusantara 3
Metrosoerya.net.Surabaya- Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyampaikan, “guna menjaga stabilitas dan turunkan disparitas harga barang kebutuhan pokok, Kementerian Perdagangan mengembangkan program Gerai Maritim dengan memanfaatkan tol laut.
Hal ini disampaikan Mendag.”saat menjadi narasumber.”dalam Seminar Nasional Tol Laut yang
diselenggarakan dalam rangka Hari yPers Nasional 2019 di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya,
Jawa Timur, hari ini, Senin (4/2).
“ Program Gerai Maritim dilaksanakan untuk meningkatkan kelancaran arus dan ketersediaan
barang kebutuhan pokok dan barang penting sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 7
Tahun 2014 Tentang Perdagangan dan Perpres Nomor 71 Tahun 2015 Tentang Penetapan dan
Penyimpanan Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting,” jelas Mendag.”
Dijelaskan Mendag, tujuan program Gerai Maritim adalah untuk mengurangi biaya distribusi
barang.meningkatkan perdagangan antarpulau; memperluas jaringan distribusi produk unggulan daerah setempat sebagai muatan balik. dan meningkatkan kesejahteraan petani serta nelayan di daerah terpencil, tertinggal, terluar, dan perbatasan (3TP), melalui pemanfaatan tol laut yang lebih optimal.
“ Program kerja ini sejalan dengan program kerja dari pemerintah “” Penyelenggaraan
Pelayanan Publik untuk angkutan barang yang dituangkan dalam Perpres Nomor 70 Tahun 2017
tentang Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik Untuk Angkutan Barang dari dan ke Daerah Tertinggal, Terpencil, Terluar dan Perbatasan,” terang Mendag.”
Peran Kementerian Perdagangan dalam tol laut sesuai dengan Perpres Nomor 70 Tahun 2017,
antara lain berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk melakukan pendataan. pemantauan.
dan evaluasi jenis, jumlah, dan harga barang dari dan ke daerah yang termasuk dalam program tol
laut.serta mengatur jenis barang selain barang kebutuhan pokok dan penting yang dapat diangkut
dalam program tol laut.
Kementerian Perdagangan juga membangun Depo Gerai Maritim di beberapa daerah yang dilalui
trayek tol laut sebagai sarana distribusi pendukung. Nantinya, Depo Gerai Maritim akan berfungsi sebagai tempat penyi
mpanan sementara barang setelah
diturunkan dari kapal dan menampung.
produk unggulan.daerah yang akan diangkut menjadi muatan balik sebelum dimuat di kapal.
Sampai saat ini, telah terbangun 9 Depo Gerai Maritim yaitu di Kabupaten Wakatobi, Kabupaten
Kepulauan Aru, Kabupaten Lembata, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Mimika, Kabupaten
Kepulauan Yapen, Kabupaten Tidore Kepulauan, Kabupaten Fak Fak, dan Kabupaten Teluk.(Hafid)

