DUGAAN PUNGLI OKNUM CAMAT KALIPURO YANG MELIBATKAN 2 OKNUM CALEG
Banyuwangi-Metrosoerya.net, Selasa, 26 Februari 2019 Gopari S.HK Ketua Lembaga Pemantau Hukum dan Aparatur Negara ( LPHAN ) mendatangi kantor kecamatan kalipuro Banyuwangi menemui Hendry Suhartono camat Kalipuro,Sebagai Lembaga yang memiliki fungsi kontrol kepada pemerintahan Gopari menjelaskan kepada media metro soerya bahwa pihaknya akan melakukan konfirmasi dan memintai kronologi atas dugaan pungli oleh oknum camat kalipuro yang di laporkan kepada lembaganya. “Ungkap Gopari”
Saat kami temui di tempat yang sama Hendry menjelaskan bahwa pihaknya mengakui menerima sejumlah uang di dalam amplop yang berisi Rp. 2.500.000,- ( Dua Juta Lima Ratus Ribu Rupiah ) uang tersebut adalah agar anak dari pelapor tersebut bisa bekerja sebagai Tenaga Harian Lepas (THL) hal tersebut melibatkan 2 oknum caleg dari partai Hanura bernama Rino Arya & Pebdi Arisdiawan sebagai mediator. “Ujar Hendry”
Munir ( pelapor ) warga lingkungan Karajan I Desa Penataban Kecamatan Giri saat kami mintai keterangan di tempat yang berbeda membenarkan adanya keterlibatan 2 Caleg dari partai Hanura tersebut dalam mediatori ke camat namum saya tidak sepakat dengan uang yang di akui camat senilai Rp.2.500.000,- padahal saya memberikan uang dalam amplop tertutup senilai Rp. 5.000.000,- ( Lima Juta Rupiah ) yang saat itu saya kasihkan langsung bersama 2 oknum caleg tersebut dan ada saksi 1 lagi bernama brenson, bahkan saya ngasih duit lagi senilai Rp. 1.000.000,- ( Satu Juta Rupiah ) kepada saudara Rino sebagai tanda terima kasih, tapi sampai saat inipun tidak ada perkembangan dan tidak ada kejelasan kapan rencana di pekerjakan. “Imbuh Munir”
Munir menambahkan karena kesal sehingga munir meminta uangnya di kembalikan karena uang tersebut di dapat dari pinjam ke KSP namun belum ada titik temu, Rino saya hubungi selalu menghindar sedangkan camat mengakui cuman Rp. 2.500.000,- sebagaimana bukti yang di smskan ke saya, karena merasa kesulitan menemukan jalan keluar saya melaporkan ke LPHAN yang di ketuai oleh pak gopari. “ Pungkasnya”. (Siwied)

