Iklan Rokok

28 Juni 2026

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

Ketegangan Disaat Rapat Paripurna DPRD Kotim

Metrosoerya.net – Sampit Kalteng, Rapat sidang Paripurna DPRD kabupaten Kotawaringin RAPBD          (Rancangan  Pendapatan Anggaran Belanja  Daerah )untuk anggaran Tahun 2020  beberapa waktu lalu ada beberapa anggaran yang harus dirasionalisasi.anggota DPRD

Dari fraksi PKB memberikan komentarnya kepada Media Metro Soerya Kalteng, ujarnya  Bima Santoso. Anggaran RAPBD 2020 banyak tersedot ke proyek pembangunan,yang berdampak pada rasionalisasi anggaran tahun. kita harus membayar pekerjaan yang sudah berlangsung dan harus selesai di th  2020. pada tahap pembangunan saat ini. tambah Bima  disaat berada diruangan fraksi PKB kemarin.

Selama ini APBD terlalu banyak dipusatkan pada pembangunan dalam kota dan sebagin ada juga yg di luar kota, yang mana proyek berkelanjutan ini, ( multieyears) sehingga Anggaran tersebut harus diarahkan keproyek itu, pada saat  sidang pembahasan dengan sopd  berlangsung.Bima menyampaiakan dengan tegas.bahwa anggaran APBD seharusnya paling tidak  di akomodir di sektor sektor yg mensejahterakan masyrakat dengan melihat aspek-aspek lain daerah kita ini. agar pembangunan infrastruktur dan fasilitas lainnya untuk masyarakat selama ini benar -benar terarah. baik dari segi ekonomi,sosial dan  yang lainya. seharusnya pembangunan yang belum sangat diperlukan tidak perlu di prioritaskan sekarang, karna masih banyak daerah- daerah utara dan selatan kotim. yang jauh lebih memerlukan perhatian pemerintah daerah. tegas Bima dalam penyampaian dalam agenda rapat diDPRD  kemarin.

Rancangan Anggaran Pendapatan  Belanja Daerah(RAPBD) Tahun 2020 sebesar 1,77T  adanya penurunan dari Anggaran sebelumnya, pada tahun 2019 di karenakan adanya dana bagi hasil pajak. pendapatan daerah sekitar 1,77 trilyun untuk pendapatan tersebut adalah pendapatan dari hasil PAD (Pendapatan Asli Daerah) mencapai pendapatannya Rp.250 milyar dan dana perimbangan sebesar Rp 1,191. trilyun serta pendapatan daerah yang sah sebanyak Rp.331,106.milyar.total pagu RAPBD kotim sebesar (rp 1.846.373.391.375)lebih.

Dengan demikian dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah ada pos-pos yang diliat dan diperhatikan kurang tepat sasaran atau anggaran tersebut terlalu besar bila diliat dari fungsi dan pemanfaatannya untuk Daerah ini ujar Bima menambahkan sebelum melanjutkan rapat kembali.

Metro Soerya Sampit Kalimantan (Rully)-Iin

mungkin anda melewatkan