Aksi Nyata LSM GMBI Gresik: Pagi Jalin Sinergi Dengan Polres, Malamnya Ketuk Pintu Rumah Anak Yatim

Gresik,Metrosorya.Com- Lembaga Swadaya Masyarakat Bawah Indonesia (LSM GMBI) Distrik Gresik menunjukan komitmen nyata dalam menyeimbangkan peran kemitraan strategis dengan pemerintah sekaligus menjaga kepekaan sosial di tengah masyarakat. Pada Jumat (31/7/2026), Organisasi kemasyarakatan ini sukses melaksanakan rangkaian agenda besar, mulai dari audensi formal hingga aksi kemanusiaan di malam hari.
Rangkaian kegiatan diawali pada pagi hingga siang hari dengan agenda audensi maraton. Pengurus LSM GMBI Distrik Gresik menyambangi kantor Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gresik. Usai berdialog di Kesbangpol, rombongan melanjutkan kunjungan kerja dan audensi ke Markas Kepolisian Resor (Polres) Gresik.
Audensi tersebut menjadi momentum krusial untuk memperkuat komunikasi, kordinasi, serta membangun pola kerja sama yang harmonis. LSM GMBI berkomitmen penuh mendukung pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusifitas, sekaligus mengawal partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan Kabupaten Gresik.
Ketua LSM GMBI Distrik Gresik, Muhammad Hudin, menegaskan bahwa sebagi kontrol sosial, GMBI harus berjalan beriringan dengan elemen negara demi kepentingan masyarakat luas.
“Kami hadir di Kesbangpol dan Polres Gresik untuk menyamakan persepsi serta mempererat tali silaturahmi. LSM GMBI Distrik Gresik siap menjadi mitra strategis pemerintah dan kepolisian dalam menjaga kondusivitas wilayah. Kami ingin memastikan bahwa kontrol sosial yang kami jalankan tetap mengedepankan etika, dialog yang konstruktif, dan bermuara pada kesejahteraan masyarakat Gresik,” ujar Muhammad Hudin.
Tak berhenti pada agenda formal, kepedulian sosial LSM GMBI Distrik Gresik langsung dibuktikan pada malam harinya. Organisasi ini menggelar aksi sosial berupa penyaluran santunan kepada anak-anak yatim piatu.
Uniknya, santunan kali ini tidak dipusatkan satu lokasi atau mengumpulkan massa. Pengurus memilih metode door to door dengan mendatangi langsung rumah-rumah para anak yatim piatu di beberapa titik wilayah Kabupaten Gresik. Langkah ini diambil agar bantuan dapat disalurkan secara lebih personal, tepat sasaran, dan diselimuti suasana penuh kehangatan serta kekeluargaan.
Melalui perpaduan kegiatan ini, LSM GMBI Distrik Gresik membuktikan eksistensinya tidak hanya vokal dalam mengawal kebijakan publik, tetapi juga hadir nyata mengusap air mata masyarakat yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang. Semangat kepedulian dan kebersamaan ini diharapkan terus mengakar menjadi budaya organisasi demi mewujudkan masyarajat Kabupaten Gresik yang lebih peduli, harmonis, dan sejahtera.(dik)

