Aksi Nyata Polisi Peduli Pendidikan, Kapolres Bangkalan Kawal Keselamatan Generasi Muda

*Bangkalan*— Di saat sebagian besar warga baru memulai langkah untuk beraktivitas, riuh kendaraan sudah memadati ruas-ruas jalan protokol.
Namun ada yang berbeda di tengah hilir mudik kendaraan pagi itu.
Tepat pukul 06.00 WIB, Kapolres Bangkalan AKBP Wibowo, S.I.K., M.H. sudah berdiri tegak di tengah persimpangan jalan. (Senin, 26/10/2026)
Mengenakan seragam lengkap, ia tak sekadar memantau atau memberi komando, melainkan turun tangan langsung memimpin kegiatan rutin Commander Wish pagi bersama seluruh personel jajarannya.
Sisi humanisnya AKBP Wibowo kian tampak saat ia menghentikan laju kendaraan demi anak-anak sekolah yang akan menyeberang jalan.
Senyum hangat dan sapaan akrab tak lepas dari wajahnya ketika menyapa para pengguna jalan, sembari sesekali menyelipkan edukasi lembut tentang pentingnya mengutamakan keselamatan dan mematuhi rambu lalu lintas.
Pelayanan penuh ketulusan di jalan raya itu kemudian berlanjut menuju SMP Negeri 2 Bangkalan di Jalan KH. Hasyim Asy’ari.
Di hadapan ratusan siswa dan tenaga pengajar yang berbaris rapi, AKBP Wibowo bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Bendera, membagikan pesan moral serta motivasi bagi para penerus bangsa.
“Kehadiran saya beserta jajaran Kepolisian di sekolah pagi ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap dunia pendidikan dan masa depan generasi muda bangsa. Kalian adalah aset terpenting negara, calon-calon pemimpin masa depan yang akan melanjutkan tongkat estafet pembangunan bangsa ini,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Kapolres Bangkalan menyampaikan tiga pesan krusial sebagai pedoman para siswa dalam menuntut ilmu dan berinteraksi di tengah masyarakat:
Tanamkan Kedisiplinan Sejak Dini. “Mulailah disiplin dari hal-hal kecil: disiplin waktu datang ke sekolah, disiplin berpakaian sesuai aturan, serta patuh kepada guru dan orang tua. Pelajar yang disiplin hari ini adalah modal bagi masyarakat yang tertib hukum di masa depan,” ujar Kapolres.
Stop Bullying dan Kekerasan di Sekolah Sekolah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan kondusif untuk belajar. AKBP Wibowo menegaskan agar segala bentuk perundungan (bullying), baik fisik, verbal, maupun tekanan mental untuk segera dihentikan.
Bijak Dalam Bermedia Sosial dan Pergaulan. Perkembangan teknologi gawai harus disikapi secara cerdas dan bertanggung jawab. Pelajar diingatkan untuk tidak mudah terprovokasi konten adu gengsi, ajakan tawuran, atau penyebaran informasi hoaks yang berpotensi melanggar UU ITE. “Gunakan internet untuk belajar dan mengukir prestasi, bukan untuk menyebar hoaks atau kebencian. Lindungi diri kalian dari lingkaran pergaulan yang salah, hindari bahaya narkoba, dan utamakan adab serta kesantunan dalam bertindak,” tambahnya.
Mengakhiri amanatnya, Kapolres Bangkalan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala Sekolah dan seluruh jajaran dewan guru SMPN 2 Bangkalan atas sinergi yang terjalin erat bersama Polri dalam membina karakter generasi muda.
“Selamat belajar dan berjuang anak-anakku. Jadilah Generasi Emas yang cerdas, berkarakter, berprestasi, dan taat hukum. Jadilah pelopor keselamatan berlalulintaJadilah pelopor keselamatan berlalulintas,” pungkas AKBP Wibowo.
Suasana haru dan gembira makin terasa di akhir upacara ketika Kapolres menyerahkan bantuan helm secara simbolis kepada perwakilan siswa.
Senyum sumringah para pelajar saat menerima helm menjadi penutup indah dari aksi nyata kepedulian kepolisian untuk menjaga keselamatan generasi muda Bangkalan.@Muttakin

