Babinsa Koramil 09/Sirombu Dampingi Distan Kab. Nias Barat Serahkan 10 Unit Hand Traktor Ke Poktan
(Metrosoerya.net) – Dinas Pertanian Kab. Nias Barat bersama Babinsa dari Koramil 09/Sirombu, Kodim 0213/Nias menyerahkan bantuan 10 unit Hand Traktor kepada 10 Poktan dan diterima langsung oleh masing-masing Ketua Kelompok Tani yaitu :
1. Poktan Damai Sejahtera Desa Orahilibadalu Kec. Mandrehe Barat, Ketua Hadir Rahmat Gulo .
2. Poktan Ulu Lato Desa Sisobambowo Kec. Mandrehe, Ketua Silwanus Hia.
3. Poktan Aurifa Desa Sisobandrao Kec. Sirombu, Ketua Yosia Hia
4. Poktan Hilifamaogo Desa Tigaserangkai Kec. Lahomi, Ketua Yasri Daeli
5. Poktan Sowa’a Desa Mazingo Kec. Mandrehe Barat, Ketua Aroni Zebua
6. Poktan Searah Desa Sitolubanuafadoro Kec. Moro’o, Ketua Suarni Hulu.
7. Poktan Sejati Desa Hilifadolo Kec. Moro’o, Ketua Beneami Gulo
8. Poktan Teratai Desa Sitoluewali Kec. Moro’o Ketua Liberna Gulo
9. Poktan Rezeki Desa Ononamolo I Kec. Mandrehe Utara, Ketua Anila Lase
10. Poktan Gemilang Desa Orahilibadalu Kec. Mandrehe Barat, Ketua Nasaria Gulo.
Kepala Dinas Pertanian Kab. Nias Barat Drs. Ekonomi Daeli, MM. Berharap dengan adanya Hand Traktor ini dapat mempermudah petani dalam mengolah lahan sawah dan dapat digunakan serta dirawat dengan baik. Hand Traktor ini harus dijaga dengan benar, setiap kelompok yang mendapatkan Hand Traktor harus dapat mengorganisir dengan baik, dan juga kepada penyuluh di setiap BPP Kecamatan untuk memantau penggunaan Hand Traktor ini. Selasa 3 September 2019.
Pada kesempatan itu Danramil 09/Sirombu Kodim 0213/Nias melalui Babinsanya Serda J.K. Daeli mengharapkan, “Mesin Hand Traktor yang diserahkan kepada Petani bisa dimanfaatkan untuk memperlancar proses masa tanam. Dengan adanya alat Pertanian yang dibagikan ini para Petani bisa bekerja dengan maksimal tanpa harus menunggu sampai waktu yang lama sehingga hasil produksi yang didapat bisa lebih meningkat dibanding sebelum menggunakan Alsintan tersebut”, harap Danramil 09/Sirombu.
“Dengan bantuan Alsintan Hand Traktor ini seyogyanya dirawat oleh Kelompok Tani yang menerimanya, sehingga bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama demi memaksimalkan pekerjaan kelompok tani, karena jumlah alat yang dibantu oleh pemerintah sangat terbatas kita terima”, terangnya.
Babinsa sebagai aparat Komando kewilayahan akan selalu berada ditengah Masyarakat untuk melaksanakan pendampingan kepada Petani agar kesejahteraan Petani meningkat serta program pemerintah tentang ketahanan pangan terwujud.
Alat Pertanian yang diserahkan kepada Kelompok merupakan bantuan pemerintah sebagai permintaan dari petani dan sebagai tekad Pemerintah Daerah dalam mewujudkan ketahanan pangan sehingga diharapkan Alsintan tersebut dipergunakan dengan maksimal, kemudian untuk pemeliharaan serta perawatan dibebankan kepada Kelompok Tani tersebut. (Rtyn Prima)

