Iklan Rokok

24 Juni 2026

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

Babinsa Koramil 18/Galang Pendampingan Sosialisasi Penggunaan Pupuk Organik Produksi PT. Bio Konversi Cabang Medan

 Serdang Bedagai, (Metrosoerya.net) – Penggunaan pupuk organik ini guna mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia. Keunggulan penggunaan pupuk organik, selain ramah lingkungan juga dapat mencegah serangan hama wereng cokelat, tikus dan hama lainnya, biaya produksi pupuk organik sangat murah dan terjangkau karena bahan bakunya ada di sekitar lingkungan petani. Kotoran hewan ternak kerbau dan sapi juga sampah jerami bisa diproses untuk dijadikan kompos.

Selain itu, pemakaian pupuk organik dapat menyuburkan lahan pertanian sehingga dapat mendongkrak produksi dan produktivitas pangan. Pemerintah daerah mendorong petani agar mengembangkan pupuk organik guna meningkatkan produksi juga pendapatan ekonomi.

Seperti yang dilaksanakan Kristan Serbuan Teresa Kodim 0204/Deli Serdang, pada hari Senin tanggal 5 November 2018 pukul 16.00 Wib kemarin, bertempat di Demplot pertanian Koramil 18/Galang yang terletak di Desa Pulau Gambar Kecamatan Serbajadi Kabupaten Serdang Bedagai, telah dilaksanakan sosialisasi penggunaan pupuk organik produksi PT. Bio Konversi Cabang Medan.

Hadir dalam kegiatan tersebut adalah sebagai berikut, Kades Pulau Gambar, Ka UPT Pertanian Kecamatan Serbajadi, Bapak Nurahman SP, PPL Pertanian Desa Pulau Gambar, Staf dari PT. Bio Konversi Cabang Medan, Bapak Abdon dan Bapak Hasugian, Babinsa Desa Pulau Gambar, Serda ER. Purba, Para Ketua dan anggota kelompok tani Desa Pulau Gambar. Kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan, diisi dengan praktek penggunaan pupuk organik pada lahan sawah seluas 400 m2 yang merupakan demplot pertanian Koramil 18/Galang.

Bapak Abdon dan Bapak Hasugian menjelaskan, apabila menggunakan pupuk organik produksi PT. Bio Konversi Cabang Medan, maka hasil yang didapat saat panen akan lebih banyak dibanding dengan menggunakan pupuk yang biasa digunakan para petani seperti Urea, TSP dll.

Dari hasil sosialisasi, para petani menyatakan masih akan menunggu hasil panen padi yang dipupuk tadi. Apabila terbukti bahwa hasil panen dengan menggunakan pupuk organik tersebut lebih banyak dari hasil panen para petani biasanya, maka para petani bersedia menggunakan pupuk organik tersebut. (Rtyn Prima)

mungkin anda melewatkan