Iklan Rokok

2 Juli 2026

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

BUNDA PAUD: DUA FOKUS PENTING PAUD

(metrosoerya.net)-Lumajang, Bunda PAUD Kabupaten Lumajang, Hj. Musfarinah Nuryatin, M.Pd., menyatakan, bahwa ada dua fokus penting dalam PAUD saat ini, yaitu, Stunting dan Pemanfaatan limbah plastik. Hal itu, disampaikan, saat menghadiri Rapat HIMPAUDI Kecamatan Randuagung yang berlangsung di Desa Ranulogong, Kecamatan Randuagung, Jum’at (05/4/2019).

Bunda PAUD menyampaikan, dua hal tersebut harus menjadi prioritas utama menyiapkan generasi bangsa yang berkualitas di masa depan.

Kedua hal tersebut, merupakan permasalahan yang harus menjadi perhatian setiap orang tua untuk menjaga tumbuh kembang anak.

Di sisi lain, Bunda PAUD meminta agar para guru PAUD mengajarkan kemandirian kepada para peserta didik. Menurut Bunda PAUD, Usia dini merupakan bagian yang penting dalam era pendidikan karakter anak.

“Pendidikan anak usia dini menjadi bagian yang harus difokuskan, karena anak-anak adalah celengan (red: tabungan),” ujarnya.

Bunda PAUD meminta, agar para guru memberikan pemahaman, bahwa pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab guru atau lembaga, namun juga tanggung jawab orang tua. “Anak itu tidak melulu tanggung jawab guru, anak itu tidak melulu tanggung jawab lembaga, ibu guru harus bersinergi dengan para orang tua,” pungkasnya.

Di pihak lain, Perwakilan UPT. Pendidikan Kecamatan Randuagung, Abdul, berharap hadirnya Bunda PAUD Kabupaten Lumajang dalam rapat tersebut dapat berdampak pada masa depan para guru PAUD yang belum mendapatkan honor daerah.

Saat ini, masih sekitar 12 guru PAUD dari 55 Guru PAUD Non NIP di Kecamatan Randuagung, yang belum mendapatkan honor daerah.

Usai melaksanakan kegiatan tersebut, Bunda PAUD Kabupaten Lumajang, Hj. Musfarinah Nuryatin, M.Pd., melanjutkan Rapat HIMPAUDI se-Kecamatan Ranuyoso yang bertempat di Rumah Ny. Tuminah, Desa Ranuyoso selaku Ketua Himpaudi Kecamatan Ranuyoso.

Pada kesempatan tersebut, Bunda PAUD berterimakasih kepada guru PAUD yang selama ini sudah mendampingi anak-anak, karena anak-anak menjadi harapan masyarakat maupun Kabupaten Lumajang kedepannya.

“Anak-anak merupakan titipan masa depan bangsa, apa yang menjadi harapan anak-anak menjadi kewajiban dan bagian yang tidak terpisahkan baik oleh lembaga, guru maupun masyarakat, serta pemerintah itu sendiri,” tuturnya.(Sahrul/Team)

mungkin anda melewatkan