Iklan Rokok

1 Juli 2026

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

Demam Berdarah Hinggap Di Kampung Balongsari , Puskesmas Lakukan Fogging

Surabaya, Metrosoerya – Di musim penghujan di bulan Desember sampai Februari 2019 banyak sekali warga terjangkit penyakit demam berdarah seperti halnya warga balongsari RW 04 RT 04 ,Kelurahan Balongsari Kecamatan Tandes , warga yang terkena demam berdarah ini baru saja keluar dari Rumah Sakit Muji Rahayu sehingga pada hari ini di lakukan penyemprotan atau Fogging guna untuk mengusir nyamuk demam berdarah ( DB) supaya tidak berkembang biak kemana – mana, selasa ( 12/2/2019 ) .
Warga yang terkena demam berdarah ini setelah keluar dari rumah sakit surat yang dari rumah sakit langsung di kasihkan oleh petugas bumantik atau jumantik seketika itu langsung di tangani oleh pihak Puskesmas Balongsari dan menunggu lama lagi besok harinya dari pihak petugas penanganan penyemprotan atau fogging langsung melakukan penyemprotan di wilayah RT 04 yang sudah terkena demam berdarah tersebut.
Memang dari pihak Kelurahan sudah pernah melakukan sosialisasi terhadap RT, RW,  LPMK, para kader – kader Bumantik maupun jumantik serta tidak ketinggalan juga Babinsa dari Koramil Tandes dan Bimas Pol dari Polsek Tandes di ikuti juga Lurah, Camat dan Kepala Puskesmas balongsari untuk meninjau langsung kerumah rumah warga di jatwalkan pada hari jumat yang dilaksanakan serentak juga di dampingi oleh para petugas – petugas dari puskesmas serta para bumantik atau jumantik yang telah ditunjuk di masing RW setempat , sehingga wabah penyakit demam berdarah segera diatasi disetiap masing – masing wilayah.
Pantaun awak media saat di konfirmasi Duwi selaku petugas dari puskesmas balongsari saat melakukan penyemprotan ( Fogging) nyamuk demam berdarah menghimbau kepada seluruh masyarakat balongsari khususnya, mari kita melakukan pemberantasan nyamuk dengan 4 M Plus yaitu menutup, menguras bak mandi seminggu sekali, mengubur barang -barang bekas dan memberantas nyamuk, dengan memantau rumah rumah yang dilakukan oleh kader jumantik. Memantau air yang ada di gentong dan menaruh ikan cupang di tempat penampungan air atau memasang kasa di dalam rumah agar nyamuk tidak bisa masuk atau memanfaatkan Larvasida dengan takaran 1 sendok makan dan 100 liter air agar jentik bisa mati, ” ucapnya.
Di tempat terpisah siswandi selaku ketua RT 4 RW 4 berharap kepada seluruh warga agar kita waspada dan selalu membersihkan lingkungan rumah kita supaya bersih sehingga kita semua terhindar dari wabah penyakit demam berdarah dan selokan air yang ada di depan rumah kita harus kita bersihkan dengan cara melakukan kerjabakti bersama warga semua, ” ungkapnya. ( sis)

mungkin anda melewatkan