Iklan Rokok

1 Juli 2026

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

Dendam Asmara Dan Perebutan Harta Berujung Maut

Jember – Metro#oerya.net. Hilangnya Surono alias Sugiono yang secara misterius sontak menimbulkan beberapa pertanyaan dikalangan masyarakat khususnya masyarakat dusun Jurojuh desa Sumbersalak Kecamatan Ledo’ombo ” kalau memang masih ada dimana rimbanya kalaupun sudah mati dimana pusaranya” setidaknya itulah pertanyaan yang berkembang di masyarakat Jurojuh.

Menurut Informasi yang kami himpun dari warga,saat ketika Surono alias Sugiono suami dari Busani pulang kerja,betapa kagetnya Busani ( 45 tahun )sedang berduaan dengan jumari sehingga sempat ribut hingga terjadi pembunuhan tersebut.

Kisah Asmara antara Busani dengan Jumari adalah bentuk dendam pada suaminya Surono alias Sugiono karena dinilai punya Wanita Idaman Lain ( WIL ),sehingga Busani menjalin hubungan asmara dengan Jumari ( PIL ).

Menurut keterangan dari Kapolres Jember AKBP Alfian Nurrizal SH.MH.Sik saat jumpa Pers Kamis ( 07/11 ) menegaskan bahwa pembunuhan atas diri Surono alias Sugiono dilakukan malam hari pukul 00.00, dengan menghunakan linggis sepanjang 65 cm,diameter 4 cm dengan berat 10 kg dan diarahkan ke kepala dan pelipis pipi kiri,sedang pembunuhnya pelakunya adalah tidak lain adalah Bahar Mario (27) anak dari Busani dan Busani sendiri, dan ini dilakukan semata-mata karena dendam dan petebutan harta,setelah selesai meng exskusi maka mayat Surono di kubur fi modholla,setelah itu Bahar Mario kembali bekerja di Bali dan sebulan dari prmbunuhan Bahar Mario anak Busani kembali kerumah dan ngecor mayat ayahnya di mudhollah yang krmudian baru terungkap sekitar 7 bulan dari peristiwa tersebut.

Setelah 3 bulan berlalu Busani menikah dengan Jumari di saksikan anaknya Bahar Mario,dan pelaku pembunuhan Bahar Mario dan Busani di jerat dengan pasal 340 KUHP dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun ( yuliani )

mungkin anda melewatkan