Dinas Kesehatan Kab. Dairi Berikan Sosialisasi Penyakit Demam Berdarah di Makodim 0206/Dairi
(Metrosoerya.net) – Dinas Kesehatan Kabupaten Dairi memberikan Sosialisasi Kesehatan tentang Penyakit Demam Berdarah Kepada Personil TNI dan Ibu-Ibu Persit KCK Kodim 0206/Dairi di Aula Kodim 0206/Dairi jalan Gereja Kelurahan Sidikalang, Kecamatan Sidikalang Kabupaten Dairi. Senin, 25 Pebruari 2019
Bertindak Sebagai Narasumber adalah Dr Susiani yg juga sebagai Dokter di Poskes kodim 0206/ Dairi beserta pendamping Dr Interensip di puskesmas Batang beruh.
Danramil 05/Tanah Pinem Ltu. Kav. Warsimin yang juga menjabat Plh Pasi Pers Kodim 0206/Dairi yang mewakili Dandim 0206/Dairi dalam sambutannya mengatakan, “Terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kab. Dairi yang sudah bersedia memberikan sosialisai kesehatan kepada personel TNI ibu2 Persit Kodim 0206/Dairi dan kepada peserta sosialisasi agar dapat menyimak dan memperhatikan apa yang disampaikan oleh Narasumber karena sangat berguna dalam hal mengetahui dan menghadapi serta menangani apabila terjadi di lingkungan kita”.
Narasumber Dr. Susi menyampaikan bahwa, “DBD ini disebabkan oleh Nyamuk Aedes aegepty. Kesukaan Nyamuk ini berada di tempat” lembab dan berkembang biak di tempat” penampungan Air seperti,di Dispenser dan kulkas. Masa inkubasi 14 hari. Di tahun 2016 di kabupaten Dairi ada Kematian akibat Demam Berdarah yaitu di kecamata Sidikalang sedangkan pada 2017 dan 2018 Korban DBD Nihil.. Pada musim penghujan kita harus lebih waspada karen banyak tempat tempat dilingkungan kita yg tergenang air yang memungkinkan nyaumuk demam berdarah berkembang biak. Solusi pencegahan adalah lingkungan harus bersih. Peliharalah ikan cupang di rumah karena makanannya adalah jentik dan pemakaian abate. Korban terkena DBD ditandai dengan Gejala : Demam sampai 41′, Sakit kepala, rasa mual kondisi berat bisa sampai Pingsan. Pengobatan : siapkan temperatur suhu, Sediakan Parasetamol, istirahat dan minum air putih yang baik.
Personel TNI dan Ibu ibu Persit Kodim 0206/Dairi sangat antusias mengikuti Kegiatan sosialisasi kesehatan tersebut. (Rtyn Prima)

