Iklan Rokok

1 Juli 2026

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

*Dinas Koperasi dan UMKM Ajak Pelaku Usaha Ciptakan Inovasi dan Kreatifitas, Jika Tidak Ingin Kalah Bersaing Dengan Produk Import*

Surabaya-Metrosoerya.net. Bertempat di Maspion Square, Surabaya, Kamis (24/10), Pemerintah Provinsi Jawa Timur, melalui Dinas Koperasi dan UKM, serta Dinas Perindustrian dan Perdagangan, didukung oleh pelaku usaha profesional, menggelar Bazar Sejuta UMKM dalam rangka memberdayakan para pelaku UKM di Jawa Timur.

Acara yang dimulai pada pukul 16.30 WIB itu berjalan cukup gayeng dengan hadirnya Dr. Mas Purjomo Hadi Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jatim Drajat Irawan serta para undangan.

Sejak sehari sebelum pembukaan acara ini, para pelaku UMKM telah mempersiapkan tampilannya di stand – stand yang sudah disediakan, untuk memasarkan dan mempromosikan produk mereka.

“Harapan saya untuk teman – teman UMKM harus selalu mempertahankan kwalitas, meningkatkan produksinya, tidak lelah untuk belajar, menambah wawasan dan mencari terobosan – terobosan dengan ide inovasi dan kreatifitasnya. Itu penting, sehingga jangan sampai teman – teman UKM senang pada zona nyaman.”

Menurut Mas Purnomo Hadi, Zona nyaman itu kurang bagus, karena ketika sudah banyak ancaman, banyak produk luar yang menyerbu, sedangkan kita masih terlena dengan zona nyaman itu kita akan terkikis, maka kita harus berinovasi, kita harus punya pemikiran meningkatkan produk itu menjadi lebih bagus dan mendunia, artinya berkwalitas ekspor. Selain itu sikap kejujuran itu penting.

Mas Purnomo Hadi mengajak, “Ayo…bela dan beli produk – produk UMKM Jawa Timur. Kalau bukan kita, siapa lagi yang membela. Kalau bukan kita siapa lagi yang membeli produk – produk UMKM, ini.”
Yang jelas, dengan dana yang disediakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur bagi pemberdayaan pelaku – pelaku UMKM ini, telah digunakan untuk pendampingan, workshop, serta pembinaan untuk meningkatkan kwalitas produk yang berstandarisasi dan mempunyai nilai tambah lebih. Hal ini dilakukan untuks egala bidang usaha UMKM, berikut kelembagaannya, SDM nya, produktifitasnya, permodalannya, serta pemasarannya.

“Sekarang tinggal mereka bagaimana meramu segala dukungan, baik dari Pemprov Jatim maupun media – media on line yang ikut mempromosikan produk mereka, agar menuai hasil dari produk – produk mereka sendiri,” sambung Lia Istifhama, S.Sos. S.H.I, M.E.I, pengurus Fatayat Jawa Timur yang bertindak sebagai Host.

Para peserta UKM yang tadi sudah berpromosi di depan, lanjut Lia, bagaimana mereka bisa menyebar luaskan ke media – media lain, melalui sosmed, instagram, facebook, jadi sekali lagi kembali kepada para pelaku UKM itu sendiri, kalau mereka kreatif diberikan bahan apa pun pastilah cepat menangkapnya.

“Banyak diantara para pelaku UKM itu yang mandiri, yang membuat para pelaku usaha profesional seperti Alim Markus menjadi responsif untuk memfasilitasi dalam suatu event, dan itu tidak hanya sekali,” kata Lia yang kebetulan didapuk oleh relawan dan warga masyarakat surabaya sebagai Bacawawali PDIP pilkada Surabaya 2020. (Red)

mungkin anda melewatkan