DPU Bina Marga Bongkar Pekerjaan Tak Sesuai Spek
Bojonegoro-Metrosoerya.net. Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga dan Tata Ruang, tidak akan memberikan toleransi untuk pekerjaan konstruksi yang tidak memenuhi spesifikasi teknis. Konsekuensinya adalah membongkar kembali pekerjaan tersebut.

Demikian diungkapkan Kabid Jalan dan Prasarana Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang Kabupaten Bojonegoro, Jafar Sodiq ST, MM, mengenai adanya temuan dalam pekerjaan proyek peningkatan jalan Temayang – Sugihwaras. Pelaksanaan pekerjaan proyek tersebut, diketahui tidak memenuhi spesifikasi teknis.
“Kita sudah menyuruh kontraktor pelaksananya untuk membongkar pekerjaan yang tidak memenuhi spek tersebut. Selanjutnya, kita perintahkan untuk menggantinya sesuai spesifikasi teknis yang telah ditentukan,” kata Jafar Shodiq, Senin (29/7/2019).
Dia mengucapkan terima kasih kepada media ini atas kontribusi dalam aspek pengawasan pelaksanaan konstruksi di wilayah kerjanya.
“Setelah kita mendapat laporan dari media ini, kita langsung tindak lanjuti. Ternyata benar, ada pekerjaan yang pelaksanaannya kurang memenuhi spesifikasi teknis,” jelas Jafar Shodiq.
Dijelaskan olehnya, Pelaksanaan proyek yang tidak berpedoman dengan kontrak kerja konstruksi yang sudah disepakati sebelumnya, pasti akan kita bongkar.
“Ini dilakukan demi mendapatkan hasil dan mutu infrastruktur yang maksimal dan bisa dimanfaatnya oleh masyarakat dengan baik,” Jafar Shodiq menandaskan.
Pelaksana proyek peningkatan jalan Temayang – Sugihwaras, saat dihubungi ihwal temuan ini tidak merespon.
Seperti diketahui, pagu proyek peningkatan jalan Temayang – Sugihwaras adalah Rp 10.5 miliar. Nilai kontrak proyek tersebut Rp 9.3 miliar. Dikerjakan PT. Bumiku, dengan alamat kantor di Komplek Ruko Istana Dinoyo Blok C8, Jalan MT. Hariyono, Malang.
Adapun pekerjaan yang tidak memenuhi spesifikasi teknik dalam pekerjaan peningkatan jalan Temayang – Sugihwaras adalah item agregat lapis pondasi (Base Course) kelas A untuk bagian perkerasan yang terletak antara lapis pondasi bawah dan lapisan permukaan. Namun dalam realisasinya, pelaksana proyek peningkatan jalan Temayang – Sugihwaras memakai Base course kelas B. Hinga berita ini di turunkan.(Yud/budi)

