Dua Bulan Aparat Dapat Menggagalkan Empat Aksi Penyelundupan Jaringan Narkoba Internasional.
Metro Soerya.net. Sidoarjo – Komitmen bersama memerangi narkoba di wilayah hukum Kabupaten Sidoarjo dalam dua bulan terakhir ini berhasil menggagalkan empat aksi penyelundupan narkoba jaringan internasional. Seperti saat dirilis awak media, di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) Juanda, Sidoarjo. Kamis pagi (13/12/2018)
Pada tanggal 8 November 2018, satu aksi penyelundupan berhasil digagalkan yakni jenis ekstasi seberat 62,4 gram yang dikirim melalui paket pos dari Jerman.
Keterangan Kepala Kantor KPPBC TMP Juanda, Budi Harjanto, penggagalan penyelundupan narkoba berikutnya terjadi pada 22 November 2018. Petugas dapat menggagalkan aksi penyelundupan narkotika yang dibawa oleh seorang penumpang pesawat warga Malaysia. Pria yang bernama WCH (29th) diamankan petugas setelah kedapatan membawa 1.055 gram sabu sabu. “Caranya diikat dalam perut atau body strapping,” sambung Budi.
Pada hari Sabtu (24/11/2018), petugas kembali meringkus WNA asal Malaysia yang hendak menyelundupkan sabu-sabu. “Sabu yang dibawa ada 535 gram, modusnya sama, pakai body strapping,” katanya.
Setelah itu, pada hari Selasa (4/12/2018)
Sebuah paket datang dari Ethiopia diamankan petugas. Saat diperiksa, isi paket tersebut adalah narkotika jenis baru yaitu Chatinone seberat 9.140 gram. Petugas kembali berhasil menggagalkan aksi penyelundupan narkotika dari jalur paket Pos, “Dari negara asalnya sudah mencurigakan. Saat diperiksa ternyata benar (narkotika, Red),” sebut Budi.
Setelah mendapati narkotika jenis baru, petugas langsung berkordinasi dengan Polresta Sidoarjo untuk memburu penerima paket tersebut. “Hasilnya positif. Polisi berhasil menangkap AR, warga Gresik yang menjadi penerima paket tersebut.” Pungkasnya.
Kapolresta Sidoarjo AKBP Zain Dwi Nugroho terkait kasus ini mengatakan, jika pihaknya tidak pandang bulu dalam upaya memerangi peredaran narkoba di wilayahnya.
“Kami akan mengembangkan jaringan dari kasus ini, selain itu juga akan berupaya maksimal untuk tidak memberikan ruang gerak terhadap peredaran narkoba di Sidoarjo.” Tegasnya.
Barang bukti dan ketiga tersangka diamankan oleh petugas guna penyelidikan lebih lanjut.
Konferensi Pers ungkap kasus narkoba jaringan Internasional, diikuti Wadir Resnarkoba Polda Jawa Timur, Kepala BNNP Jatim, Kapolresta Sidoarjo, Dan Pomal, Kepala GM Angkasa Pura dan Kepala Kantor KPPBC TMP Juanda. (jun)

