Harga BBM Industri Dan Bahan Material Meroket, Sejumlah Kontraktor Di Duga Takut Ikut Tender 2026

Denpasar,metrosoerya news. – Perang AS -Israel dengan Iran berdampak luas tak hanya di rasakan diTimur Tengah tapi lebih kompleks di rasakan di dunia konstruksi . Di kabarkan bahwa para kontraktor masih ogah mengikuti beberapa tender yang di geber Pemerintah melalui website LPSE di sejumlah daerah di Indonesia.
sian
Berdasar informasi yang di peroleh bahwa umum nya para kontraktor yang ogah mengambil pekerjaan di sebabkan karena harga bahan material yang tidak menentu akibat perang Amerika itu . Terlebih harga BBM Industri meroket sehingga realita demikian itu membuat para kontraktor menimbang nimbang untuk mengambil pekerjaan di bidang apapun .
Seperti keluhan salah satu kontraktor berskala nasional yang ber kantor di Denpasar , melalui sambungan whatsapp mengatakan akibat perang di Timur Tengah , pihak kontraktor tidak berani mengambil resiko pekerjaan jalan melalui tender di Kabupaten Klungkung , Bali bahkan tidak mengikuti tender tersebut .
” ngih pak, makin harga harga tidak menentu pak. kami saja ngak berani melakukan penawaran, bahkan kemarin di kab klungkung tidak ada yg mau ikut tender” ucap salah satu marketing salah satu kontraktor jalan di Denpasar inisial KMB kepada metrosoerya news , Selasa(5/05/2026) siang .
karena harga tidak menentu akibat perang Iran dan Amerika sehingga harga solar industri melesat naik tidak aesuai harga pasar imbuh dia . Sejumlah pihak termasuk para kontraktor berharap situasi tersebut cepat membaik sehingga iklim perputaran ekonomi lancar . (Anw)

