Jelang Misa Malam Natal, Subden 2 Pelopor Brimob Atambua Sterilisasi Gereja-Gereja di Atambua
(Metrosoerya.net) – Jelang dimulainya misa malam natal di kabupaten Belu, Subden 2 Pelopor Brimob Atambua pada senin (24/12/18), melakukan Sterilisasi di 3 (tiga) Gereja besar Atambua.
Menggunakan alat pendeteksi bahan peledak, anggota Brimob sebanyak tujuh orang yang dipimpin BRIPKA Alfons Wabang, mendeteksi Setiap sudut ruangan di dalam dan luar gereja, termasuk tempat bunga, karangan bunga, dan Altar.
Pelaksanaan sterilisasi dimulai dari Gereja Katedral Atambua pukul 14.00 WITA, berlanjut di Gereja SVD Nenuk Pukul 15.30 WITA dan terakhir di Gereja Polycarpus Pukul 16.00 WITA.

Sterilisasi yang dilakukan, kata Kapolres Belu AKBP Christian Tobing, S.I.K.,M.Si melalui Kabag Ops Polres Belu AKP Apolinario Da Silva, SH, sebagai langkah preventif pengamanan untuk memberikan rasa aman dan nyaman umat yang melaksanakan Misa.
“Ini bentuk langkah preventif Kita agar tidak ada gangguan sekecil apapun saat pelaksanaan Misa. Tidak hanya hari ini, sterilisasi akan Kita giatkan selama ibadah Natal dan Misa penghujung tahun” urai Kabag Ops selaku Perwira pengendali Operasi Lilin.
Dalam pelaksanaannya lanjut Kabag Ops, tidak ditemukan adanya benda mencurigakan ataupun bahan peledak, baik di dalam maupun luar Gereja.
Usai sterilisasi, tim deteksi Brimob menyerahkan berita acara serah terima pelaksanaan deteksi kepada Perwira Pengawas (pawas) dan anggota posko pengamanan Ops Lilin Turangga Polres Belu.

Untuk diketahui, sebanyak 576 personil Polres Belu yang terlibat dalam operasi Lilin Turangga 2018, didukung personil Subden 2 Pelopor Brimob Atambua, aparat TNI, Dishub Darat, Sat Pol PP, Pemadam Kebakaran, dinas kesehatan, jasa raharja, bandara, Senkom Polri, serta didukung Orang Muda Katholik, Pemuda Kristen, remaja Mesjid dan THS/THT.
Operasi terpusat Lilin 2018 ini sendiri, akan dihelat selama 12 hari yakni dari tanggal 21 Desember 2018 s/d 01 Januari 2019. (Rtyn Prima)

