Iklan Rokok

20 Agustus 2026

Metrosoeryanews

Aktual & Terpeecaya

Kapolresta Palangka Raya Dampingi Rombongan Menhut RI Tinjau Karhutla di Petuk Katimpun

Metrosoeryanews.net,- Palangka Raya – Kapolresta Palangka Raya, Polda Kalteng, Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H. turut hadir mendampingi peninjauan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dilakukan oleh Menteri Kehutanan (Menhut) Republik Indonesia, Raja Juli Antoni, M.A., Ph.D. di wilayahnya.

 

Salah satunya yakni peninjauan yang dilakukan oleh Menhut RI bersama rombongan pada lokasi karhutla di wilayah Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Rabu (19/8/2026) siang.

 

Kombes Pol. Dedy Supriadi menjelaskan, peninjauan tersebut dilakukan untuk meninjau perkembangan karhutla di wilayah Kalimantan Tengah beserta dengan upaya penanggulangan yang saat ini sedang dilakukan oleh seluruh pihak.

 

“Dalam peninjauannya Bapak Menhut menekankan tentang pentingnya semangat gotong royong untuk menanggulangi karhutla yang saat ini sedang terjadi, baik itu antara phak lintas sektoral terkait hingga seluruh unsur masyarakat,” jelasnya.

 

“Sebab menurut beliau tanpa adanya semangat gotong royong maka penaggulangan karhutla akan sangat sulit untuk berjalan secara optimal, mengingat betapa luasnya wilayah hutan di Kalteng dan cukup banyaknya peristiwa karhutla yang telah terjadi,” lanjutnya.

 

Hal itu selaras dengan data yang dihimpun dari Posko Penanggulangan Darurat Bencana Karhutla Kalteng per 18 Agustus Tahun 2026, yang mencatatkan sebanyak 1.464 kejadian karhutla dengan luasan yang terbakar yakni mencapai 3.896,43 hektare.

 

Selain meninjau lokasi karhutla, Dedy Supriadi mengungkapkan bahwa kedatangan rombongan Menhut RI juga bertujuan untuk menyalurkan dukungan dan bantuan sarana pengendalian karhutla yang diterima secara simbolis oleh relawan Masyarakat Peduli Api (MPA).

 

“Bantuan berupa mesin robin, lima unit selang 1,5 inci, satu nozzle, 10 pasang sepatu boot, lima setel baju pemadam, lima masker pemadam dan 10 pasang sarung tangan,” ungkapnya.

 

“Yang diharapkan dapat memperkuat kapasitas masyarakat dalam membantu penanganan karhutla, khususnya pada tahap pemadaman awal dan pencegahan kebakaran agar tidak meluas,” pungkasnya. (@dhea/Imah/pm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

mungkin anda melewatkan

error: Content is protected !!