Kapolsek Pabean Cantikan Turun Langsung Kawal Evakuasi Korban KM Mutiara Sentosa II di Pelabuhan Tanjung Perak

Oplus_131072
Surabaya | metrosoeryanews.net – Proses evakuasi dan penanganan korban kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, mendapat pengawalan langsung dari Kapolsek Pabean Cantikan Kompol Eko Adi Wibowo, S.H., M.H., Selasa (4/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Gapura Surya Nusantara sejak pukul 10.15 WIB hingga 16.15 WIB tersebut melibatkan unsur Basarnas, Kementerian Perhubungan, KSOP, Pelindo, PT DLU, serta jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak.
Hadir dalam kegiatan itu Kepala Basarnas RI Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, Wakil Menteri Perhubungan RI Komjen Pol. (Purn) Drs. Suntana, Kepala KSOP Utama Tanjung Perak Agustinus Maun, Kepala SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit P.H., Dirut DLU Erwin H. Poedjono, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Irwan Kurniawan AZ., S.H., S.I.K., M.Si., serta sejumlah pejabat utama lainnya.
Dalam konferensi pers awal, Kepala Basarnas RI menyampaikan bahwa KN Masalembo membawa 62 korban selamat dari KM Mutiara Sentosa II menuju Surabaya. Hingga saat itu, proses evakuasi masih terus dilakukan dan patroli perairan tetap berlangsung menggunakan KN SAR 249 Permadi.
“Fokus kami adalah menyelamatkan seluruh korban dan melakukan sinkronisasi data penumpang bersama KSOP serta pihak operator kapal,” ujarnya.
Sekitar pukul 14.15 WIB, KN Masalembo sandar di Dermaga Jamrud Utara dengan membawa 62 korban. Para korban kemudian diarahkan menuju Posko Terpadu Evakuasi di Gapura Surya Nusantara untuk menjalani pemeriksaan kesehatan dan pendataan identitas.
Kapolsek Pabean Cantikan Kompol Eko Adi Wibowo tampak turun langsung mengawal jalannya proses evakuasi, mulai dari kedatangan korban, pengamanan area dermaga, hingga pengaturan arus keluar masuk di sekitar posko terpadu.
Pada konferensi pers lanjutan, Wakil Menteri Perhubungan RI menyampaikan duka mendalam atas korban meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka, sekaligus memastikan bahwa proses evakuasi penumpang telah dinyatakan selesai.
Sementara itu, Kepala Basarnas RI menjelaskan bahwa berdasarkan manifes KSOP, jumlah penumpang KM Mutiara Sentosa II tercatat sebanyak 238 orang. Dari operasi SAR yang berlangsung selama tiga hari, 233 orang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan lima orang dinyatakan meninggal dunia.
Ia juga mengapresiasi seluruh unsur SAR dan kapal-kapal di sekitar lokasi yang turut membantu proses penyelamatan korban di tengah kondisi darurat di perairan.
Usai seluruh rangkaian kegiatan, dilakukan apel konsolidasi yang dipimpin Kasat Samapta Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP M. Yahya sebelum kegiatan resmi ditutup.
Kapolsek Pabean Cantikan Kompol Eko Adi Wibowo menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal agar proses penanganan korban berjalan tertib dan lancar.
“Kami bersama seluruh unsur gabungan melakukan pengawalan dan pengamanan secara maksimal terhadap proses evakuasi, pemeriksaan kesehatan, pendataan, hingga pemindahan korban. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Kompol Eko Adi Wibowo.
Hingga kegiatan berakhir, situasi di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak terpantau aman dan terkendali, sementara posko pengaduan bagi keluarga korban tetap disiagakan untuk memberikan pelayanan informasi terkait penumpang KM Mutiara Sentosa II.
Redaksi

