Keluarga Korban Kecelakaan Di Gunung Mas Terus Mencari Keadilan Proses Hukum Belum Jelas, PH Korban: Akan Lapor ke Kompolnas dan DPR RI

Metrosoeryanews.net, – GUNUNG MAS, KALTENG
Kasus kecelakaan lalu lintas yang menewaskan Novan Riandi (12) di Jalan Lintas Kuala Kurun – Palangkaraya hingga kini belum menemukan titik terang. Penasihat Hukum (PH) keluarga korban menyatakan akan membawa kasus ini ke Komisi III DPR RI dan Kompolnas RI. Gunung Mas, (5/8/2026)
Langkah tersebut diambil setelah PH keluarga korban melakukan audiensi ke Unit Satlantas Polres Gunung Mas pada 3 Agustus 2025 untuk meminta transparansi. Namun hasil pertemuan tersebut belum memberikan kejelasan.
*Versi Polisi: Kecelakaan Tunggal*
Berdasarkan hasil olah TKP, Satlantas Polres Gunung Mas telah melakukan uji rekonstruksi 3 dimensi dan memeriksa saksi di lokasi. Dari hasil itu, pihak kepolisian menyimpulkan korban murni mengalami kecelakaan tunggal.
Disisi lain PH Keluarga: Ada Dugaan Tabrak Lari*
PH keluarga korban menolak kesimpulan tersebut. Dari investigasi lapangan, mereka menemukan sejumlah kejanggalan dan menduga ada keterlibatan oknum tertentu.
“Jika kasus ini tidak tuntas di Polda Kalteng, kami akan melanjutkannya ke tingkat yang lebih tinggi, yaitu ke Komisi III DPR RI dan Kompolnas RI. Tujuannya untuk meminta audiensi ulang dan Rapat Dengar Pendapat,” ungkap PH.
“Kami sudah membuat berita acara disertai bukti-bukti. Ada rekaman CCTV dan chat WA dari saudara Rio. Dalam chat itu dijelaskan ada benturan keras. Rio berusaha mengejar diduga pelaku tabrak lari namun tidak bisa dikejar karena mobil melaju kencang,” lanjutnya.
Kejanggalan lain yang disorot adalah kondisi jenazah korban yang terseret 10-20 meter dari titik jatuh. Pihak keluarga juga mempertanyakan rekaman CCTV yang disebut terhapus.
“Kami sudah mengantongi nomor plat mobil dan identitas yang diduga pelaku. Kami warga negara Indonesia punya hak menuntut keadilan. Patut diduga ada indikasi keterlibatan oknum sehingga kasus ini berlarut-larut,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Satlantas Polres Gunung Mas belum memberikan keterangan resmi lebih lanjut.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut transparansi penegakan hukum dan perlindungan hak korban kecelakaan lalu lintas.
@dhea

