Koramil 04/HB Dampingi Bupati Buka Puasa Bersama Warga
(Metrosoerya.net) – Pemerintah Samosir melaksanakan buka puasa bersama di mesjid Nurul Iman desa hariara pohan pada kamis 14 Mei 2020 pukul 18.30 wib hingga selasai .Bupati Samosir Drs. Rapidin Simbolon, MM bersama Sekretaris Daerah Jabiat Sagala, Asisten III Lemen Manurung . Para Pimpinan SKPD, Kabag Umum Perlengkapan Ricky Rumapea, Kabag Humas Hartopo Manik dan staf dari Pemkab Samosir, Kasdim 0210/TU Mayor Arm Ojak Simarmata dan anggota Polres Samosir, Tokoh Masyarakat dan Tokoh Agama.Camat Harian Roberthon Manik dan beberapa kepala desa.
Kasdim 0210/TU Mayor Arm Ojak Simarmata dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas kehadiran seluruh masyarakat dalam acara buka puasa bersama. Menjelang berakhirnya bulan puasa ramadhan diharapkan untuk tetap meningkatkan ibadah.
“Marilah kita jaga ketertiban, ketentraman, dan kedamaian tanpa ada kekerasan dalam perbedaan antar umat beragama karna kekerasan bukan karakter dan nilai masyarakat Samosir” kata Mayor Arm Ojak Simarmata.
Bupati Samosir Drs Rapidin Simbolon menyampaikan Puji syukur kehadirat Tuhan atas berkat dan karunia yang telah diberikan sehingga kita dapat berkumpul dalam acara buka puasa bersama. Kebupaten Samosir memiliki potensi yang tinggi untuk dikembangkan dalam bidang Pertanian dan Pariwisata, oleh karena itu marilah kita bekerja keras dan beribadah untuk memajukan Samosir dalam segala Aspek yang dapat meningkatkan kesejahteraan.Kepada Bapak/Ibu yang akan merayakan hari raya Idul Fitri 23 Ramadhan 1440, semoga tetap dalam lindungan Tuhan yang maha esa”
Pada Kesempatan yang berbahagia itu, Personil TNI dari Koramil 04 HB ikut serta melaksanakan Ibadah buka puasa bersama dengan Ummat Islam yang berada di desa hariara pohan kecamatan harian bersama rombongan bapak bupati samosir,Kasdim 0210/TU Bapak Mayor Ojak Simarmata. .
Ustad Sihotang mengatakan bahwa Puasa, yang secara istilah bermakna menahan diri dari hal-hal yang membatalkan sejak terbit fajar hingga terbenam matahari dengan niat karena Allah, adalah ibadah wajib bagi umat yang mukallaf. Sepanjang hari, sejak azan subuh, seorang muslim tidak makan dan minum hingga waktu magrib tiba. Saat azan magrib berkumandang, umat Islam disunahkan untuk menyegerakan berbuka. Diriwayatkan Sahl bin Sa‘ad, Nabi Muhammad bersabda, “Orang akan selalu baik (sehat) apabila menyegerakan berbuka”. Kenikmatan berbuka ini digambarkan dalam hadis qudsi, dari Abu Hurairah, Rasulullah Saw berkata, “Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kegembiraan, yaitu kegembiraan ketika dia berbuka dan kegembiraan ketika berjumpa dengan Rabb-nya” Ganjaran kegembiraan itu juga dilipatgandakan karena seorang hamba telah berhasil menahan hawa nafsunya.
Dengan doa (Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘urûqu wa tsabatal ajru, insyâ Allah) yang Artinya, “Telah hilang rasa haus, dan urat-urat telah basah serta pahala telah tetap, (Allahumma laka sumtu wabika aamantu wa bika wa’alaika tawakkaltu dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘urûqu wa tsabatal ajru, insyâ Allah. Yaa waa si’al fadhli ighfirlii alhamdulillahilladzi hadaanii fasumtu warozaqii faafthortu) yang Artinya, “Tuhanku, hanya untuk-Mu aku berpuasa. Dengan rezeki-Mu aku membatalkannya. Sebab dan kepada-Mu aku berpasrah. Dahaga telah pergi. Urat-urat telah basah. Dan insya Allah pahala. (Pendim 0210). (Rtyn Prima)

