Maju Pilwali, Ning Lia: Saya Tidak Sedang Membangun Dinasti

SURABAYA – Metrosoerya.net. Bakal Calon Wali Kota (Bacawali) Surabaya Lia Istifhama menyatakan dirinya maju sebagai bacawali bukan untuk membangun dinasti kekuasaan. Sebab semua berproses secara alami dan banyak yang mendukung dirinya maju.
“Saya harus menanggapi banyaknya komentar miring mengenai majunya saya sebagai Bacawali Surabaya. Perlu saya tegaskan, saya maju tidak berdasar skenario. Saya maju juga tidak sedang berusaha membangun dinasti kekuasaan. Semua berjalan secara alami,” tegas Ning Lia, dikonfirmasi, Rabu (9/10).
Seperti yang diketahui, saat ini keponakan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa telah mendaftar sebagai bacawawali di PDI Perjuangan. Keputusan mendaftar dari partai berlambang banteng moncong putih itu karena banyak relawannya, yang berasal dari kader atau mantan pengurus partai pimpinan Megawati Soekarni Putri tersebut.
Menurut putri politisi senior PPP KH Maskur Hasjim itu, dirinya tidak bisa menghambat atau menghindari keinginan para relawan atau temannya, yang ingin agar dirinya maju ikut kontestasi dalam Pilwali Surabaya. Karena itulah, akhirnya dirinya mengikuti keinginan para teman dan relawan.
“Makanya saat saya jalan itu karena teman-teman atau relawan saya maju duluan. Banyak teman saya berjalan menyosialisasikan diri saya tanpa ada saya. Saya harus menghormati kegigihan mereka itu. Makanya tegas saya membantah jika saya maju Pilwali Surabaya karena dinasti,” ungkap pengurus Fatayat NU Jatim ini.
Ning Lia mengaku, saat dirinya terjun menemui masyarakat banyak relawan dan teman-temannya yang menyiapkan segalanya. “Proses ini bejalan secara alami. Tidak berdasar skenario. Tidak pula karena dinasti. Semua berjalan apa adanya,” ujarnya.
“Dinasti itu apa sih sebenarnya ?. Apa karena orang dekat?. Kalau hanya orang dekat, semua orang bisa mengaku dekat. Jadi saya tidak tahu konsep dinasti yang dimaksudkan orang-orang itu seperti apa. Yang saya tahu, konsep dinasti itu yang ada hubungannya kekeluargaan. Tapi dalam masalah Pilwali Surabaya ini, kembali saya tegaskan. Saya tidak sedang membangun dinasti,” tegasnya. (Red)

